Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Laut

Bupati Tanah Laut Soroti Ketimpangan Akses Pendidikan, Dorong Kepemimpinan yang Berani

×

Bupati Tanah Laut Soroti Ketimpangan Akses Pendidikan, Dorong Kepemimpinan yang Berani

Sebarkan artikel ini
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Triyanto saat menyerahkan hadiah dalam sarasehan peningkatan mutu pendidikan dasar di Pelaihari Selasa (17/6/2025).
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Triyanto saat menyerahkan hadiah dalam sarasehan peningkatan mutu pendidikan dasar di Pelaihari Selasa (17/6/2025).

Pelaihari, bacakabar – Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Triyanto, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang kuat dan kolaboratif dalam mempercepat pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah, terutama di daerah pesisir dan perbatasan.

Hal itu disampaikan Rahmat saat membuka Sarasehan Peningkatan Mutu Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar yang digelar di Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Selasa (17/6/2025). Acara ini dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dewan Pendidikan, serta para kepala sekolah dasar se-Kabupaten Tanah Laut.

Dalam pidatonya, Rahmat menyoroti masih adanya ketimpangan kualitas pendidikan antarwilayah dan rendahnya angka partisipasi sekolah di beberapa kecamatan. Meski begitu, ia mengapresiasi peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) sektor pendidikan yang terus membaik dalam tiga tahun terakhir.

“Kita patut bersyukur IPM pendidikan sudah menembus angka 75. Tapi perjuangan belum selesai. Masih banyak anak-anak kita yang kesulitan akses pendidikan layak,” ucapnya.

Rahmat menekankan bahwa komitmen terhadap pendidikan harus dimulai dari pimpinan di semua level.
“Jangan bicara pendidikan gratis dan merata kalau tak ada kemauan nyata dari pemimpin daerah. Presiden sudah beri contoh, kita harus tindak lanjuti lebih konkret di lapangan,” ujarnya.

Pemkab Tanah Laut, kata Rahmat, juga tengah menyiapkan skema beasiswa bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu yang belum bisa mengakses pendidikan dasar. Beasiswa ini akan melibatkan Dinas Sosial dan pemerintah desa.

“Kami tidak ingin ada lagi anak yang ingin sekolah tapi tertahan karena biaya. Ini soal masa depan bangsa,” tegasnya.

Soal transformasi digital di dunia pendidikan, Rahmat mengingatkan pentingnya kesiapan infrastruktur dan SDM agar teknologi benar-benar bermanfaat. “Kalau smartboard hanya jadi hiasan, ya percuma. Harus ada jaringan, pelatihan, dan sistem pendukung yang konkret,” pungkasnya.

Baca Juga  Pemkab Murung Raya Gelar CACT untuk Pemetaan Kompetensi 533 ASN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *