Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Malang

Bupati Malang Buka PKKMB Universitas Kepanjen, Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Tangguh dan Siap Bersaing Global

×

Bupati Malang Buka PKKMB Universitas Kepanjen, Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Tangguh dan Siap Bersaing Global

Sebarkan artikel ini
Bupati Malang H. Sanusi memukul gong sebagai tanda dimulainya PKKMB 2025 Universitas Kepanjen, yang diikuti lebih dari 700 mahasiswa baru di aula kampus, Rabu (24/9/2025).
Bupati Malang H. Sanusi memukul gong sebagai tanda dimulainya PKKMB 2025 Universitas Kepanjen, yang diikuti lebih dari 700 mahasiswa baru di aula kampus, Rabu (24/9/2025).

Malang – Ratusan wajah penuh semangat terlihat memenuhi aula kampus Universitas Kepanjen pada Rabu (24/9/2025). Mereka adalah 700 lebih mahasiswa baru yang memulai langkah pertama dalam perjalanan akademiknya melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kepanjen Tahun 2025.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh makna. Bupati Malang, H. Sanusi, secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan pemukulan gong dan penyematan kalung peserta sebagai simbol dimulainya perjalanan baru para mahasiswa.

Dalam kuliah tamunya, Sanusi menyampaikan pesan yang menyentuh tentang pentingnya pendidikan dan peran generasi muda dalam kemajuan bangsa. Ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi adalah kunci utama untuk menghadapi tantangan zaman.

“Untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat, kita harus berilmu. Mahasiswa harus terus belajar, berprestasi, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya disambut tepuk tangan para peserta.

Bupati Malang H. Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Danang Setyo Pambudi, Rektor Universitas Kepanjen Dr. Tri Nurhudi Sasono, Ketua Yayasan Pemkab Malang Prof. Bambang Suryanto, Kadis Pendidikan, dan Kadis Tenaker Kabupaten Malang berfoto bersama usai pembukaan PKKMB Universitas Kepanjen 2025
Bupati Malang H. Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Danang Setyo Pambudi, Rektor Universitas Kepanjen Dr. Tri Nurhudi Sasono, Ketua Yayasan Pemkab Malang Prof. Bambang Suryanto, Kadis Pendidikan, dan Kadis Tenaker Kabupaten Malang berfoto bersama usai pembukaan PKKMB Universitas Kepanjen 2025

Sanusi juga mengapresiasi hadirnya Universitas Kepanjen yang dinilainya memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas SDM lokal serta mendorong pembangunan Kabupaten Malang. “Kampus ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga pusat lahirnya generasi masa depan yang siap memimpin,” tambahnya.

Buka Peluang Magang ke Jepang Lewat Program Migrant Preneur

PKKMB tahun ini tidak hanya menjadi ajang orientasi kampus, tetapi juga momentum lahirnya peluang baru bagi mahasiswa. Acara tersebut dirangkai dengan peluncuran program unggulan Migrant Preneur Universitas Kepanjen, yang turut dihadiri oleh Konsul Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Informasi Jepang, Morohira Kaori.

Program ini menjadi pintu bagi mahasiswa untuk berkompetisi di tingkat global, termasuk kesempatan magang dan bekerja di Jepang. Kesempatan ini diharapkan dapat membuka cakrawala baru dan memperluas jejaring karier lulusan Universitas Kepanjen.

Rektor Universitas Kepanjen, Tri Nurhudi Sasono, M.Kep, menyambut hangat para mahasiswa baru yang dijuluki “Ksatria Panji”. Ia menekankan pentingnya ketangguhan mental, kecakapan akademik, dan karakter kuat dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Baca Juga  DKB Minta Warga Dayak Dilibatkan Dalam Pembangunan Ibu Kota Baru

“Program Migrant Preneur sudah kami rintis sejak 2024 melalui kerja sama Business to Business (B to B). Tahun ini, kami menargetkan bisa naik ke tingkat Government to Government (G to G) agar peluang mahasiswa makin luas,” ungkapnya.

Selain di aula kampus, sekitar 200 mahasiswa baru mengikuti kegiatan secara daring, menunjukkan semangat tinggi dalam menyambut kehidupan kampus meski dari jarak jauh.

Dengan semangat dan harapan baru, ribuan langkah kecil para mahasiswa Universitas Kepanjen dimulai dari hari ini — langkah yang akan menentukan masa depan mereka, sekaligus masa depan Kabupaten Malang dan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *