Batulicin – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan operasi evakuasi bagi warga yang terkena dampak banjir di Kecamatan Karang Bintang.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Tanbu, Sulhadi, melaporkan bahwa banjir melanda Kecamatan Karang Bintang pada Jumat (2/2/2024) mulai pukul 07.00 hingga 23.00 WITA. Kejadian ini terutama terjadi di Desa Selaselilau, yaitu di RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04, serta di Desa Karang Bintang, khususnya di RT 03 dan RT 04.
Banjir disebabkan oleh luapan sungai di Karang Bintang akibat tingginya aliran air dari Sungai Mantewe. Akibatnya, banyak rumah warga, sawah, dan perkebunan terendam air.
Di Desa Selaselilau, air mencapai ketinggian sekitar ± 100 sentimeter di permukaan jalan dengan area genangan mencapai 1 km. Satu rumah dilaporkan terendam, dan warga yang terdampak diungsikan ke rumah keluarga.
Jumlah rumah tangga (KK) yang terdampak di Desa Selaselilau adalah 27 KK di RT 01, 31 KK di RT 02, 23 KK di RT 03, dan 29 KK di RT 04. Sedangkan di Desa Karang Bintang, ketinggian air di dalam rumah mencapai 30 cm dengan jumlah KK terdampak sebanyak 42 KK di RT 03 dan 18 KK di RT 04. Total keseluruhan KK yang terdampak mencapai 170 KK.
BPBD Tanbu bersama Basarnas, aparat desa, warga, dan pihak kecamatan melakukan pemantauan dan evakuasi warga yang terkena dampak banjir. Mereka juga melakukan pendataan rumah yang tergenang banjir serta berkoordinasi dengan pihak desa, kecamatan, TNI/Polri, dan Puskesmas Karang Bintang.
Untuk membantu proses evakuasi, BPBD Tanbu menurunkan alat pendukung berupa 1 unit Mobil Rescue, 1 unit Mobil Triton, 1 unit ambulans, 3 perahu karet, 4 buah dayung perahu, dan 10 leafjacket.
Saat ini, kondisi air mulai surut sekitar 5 cm di Desa Selaselilau. Petugas yang terlibat dalam penanganan bencana ini melibatkan tim dari BPBD, Kecamatan, aparat desa, Babinsa, Polsek, masyarakat setempat, Dinas Kesehatan (Puskesmas), dan Dinas Sosial.
Sumber : mc.tanahbumbukab.go.id












