Paringin – BPBD Balangan dan Manggala Agni Wilayah VI Kalimantan berkoordinasi untuk antisipasi kebakaran hutan dan lautan, Selasa (31/3). Pertemuan ini menyusul prediksi BMKG soal musim kemarau yang lebih panjang tahun ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, mengatakan koordinasi ini untuk menjalin sinergi dan kesiapsiagaan. “Kami ingin meminimalisir dan mengurangi terjadinya karhutla di Balangan,” ujarnya, Rabu (1/4).
BMKG memprediksi Kalimantan Selatan, termasuk Balangan, akan mengalami musim kemarau relatif panjang. Jumaidil menyebut sinergi kedua pihak sudah berjalan sebelumnya lewat sosialisasi, patroli bersama, dan posko siaga.
BPBD dan Manggala Agni juga membentuk Desa Tangguh Bencana dan Kecamatan Tangguh Bencana. “Ini untuk meningkatkan kapasitas SDM masyarakat,” tambah Jumaidil.
Saat ini Manggala Agni sudah memiliki pondok kerja di Kecamatan Batumandi. Keberadaan pos ini mendekatkan pelayanan ke warga di wilayah Banua Enam.
Jumaidil memastikan pemantauan hotspot dan patroli bersama akan terus berjalan. “Ke depannya kami akan terus meningkatkan kerja sama melalui kegiatan yang dilaksanakan bersama-sama,” pungkasnya.











