BANJARMASIN – Bank Kalsel memastikan pelayanan kepada nasabah tetap berjalan di tengah pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan akibat gangguan pada pembangkit listrik Asam-Asam.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sistem pendukung di seluruh kantor operasional untuk menjaga kelancaran layanan perbankan.
Menurutnya, setiap kantor telah dilengkapi baterai cadangan (UPS) dan generator set (genset) sehingga operasional tetap berjalan meski terjadi pemadaman listrik.
“Kami telah melakukan langkah antisipasi agar operasional dan pelayanan kepada nasabah tidak terganggu, sehingga masyarakat tetap dapat bertransaksi dengan nyaman,” ujarnya.
Fachrudin menjelaskan pasokan listrik dan jaringan internet menjadi dua komponen utama dalam operasional perbankan. Karena itu, langkah antisipasi dilakukan agar layanan kepada nasabah tetap berjalan selama gangguan listrik berlangsung.
Salah seorang nasabah Bank Kalsel, Hamdiah, mengaku tetap dapat melakukan transaksi meski terjadi pemadaman listrik.
“Pelayanan perbankan saat ini semakin baik, terutama dengan hadirnya berbagai layanan digital yang memudahkan transaksi,” katanya.












