Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
KapuasPeristiwa

Banjir Terjang Enam Kecamatan di Wilayah Kabupaten Kapuas

×

Banjir Terjang Enam Kecamatan di Wilayah Kabupaten Kapuas

Sebarkan artikel ini
Kondisi banjir di Desa Tumbang Mangkutub Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. (Foto : IST) 

Kuala Kapuas – Tingginya intensitas hujan berdampak bencana banjir di enam Kecamatan di wilayah Kabupaten Kapuas.

Enam kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Mantangai, Kapuas Tengah, Timpah, Pasak Talawang, dan Dadahup.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga mengungkapkan, akibat cuaca ekstrim tersebut berdampak pada 3.940 rumah warga di 25 desa, dengan total 6.545 Kepala Keluarga (KK) atau berjumlah 23.245 jiwa warga terdampak banjir.

Dijelaskannya, sejumlah fasilitas umum seperti sarana jalan, pendidikan, kesehatan, dan tempat ibadah turut terdampak dengan ketinggian bervariasi di ketinggian 60 cm hingga 190 cm, sehingga menganggu aktivitas masyarakat.

Terdata, sebanyak 57 fasilitas umum, 53 sarana pendidikan, 11 sarana kesehatan, 47 rumah ibadah, dan 95 titik akses jalan tergenang banjir.

Ia juga menjelaskan pihaknya telah mendatangi lokasi banjir dan memberikan sejumlah bantuan guna meringankan beban korban terdampak banjir.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap cuaca ekstrim dengan curah hujan tinggi sehingga mengakibatkan banjir disejumlah wilayah,” kata Panahatan Sinaga, Kamis (18/1/2024).

Sementara itu, Kepala Desa Tumbang Mangkutub Kecamatan Mantangai, Suriato dalam salah satu postingannya mengungkapkan bahwa desa nya telah menjadi langganan banjir di tiap tahunnya.

Ia berharap segera dimasukannya program relokasi pembangunan kawasan pemukiman bebas banjir serta berbasis tata ruang kawasan yang memadukan kawasan perdesaan hijau ramah lingkungan serta pemberdayaan ekonomi pekarangan.

“Sudah saatnya Pemdes berkoordinasi dengan pemerintah daerah, provinsi bahkan pusat, untuk duduk bersama menyusun langkah kongrit menyelesaikan hal ini agar di tahun mendatang, wilayah ini tidak lagi merasakan dampak banjir,” ujar Suriato.

(Rahmad)

Baca Juga  Mobil Mogok di Satui, Polisi Evakuasi Ibu dan Bayi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *