Jakarta — Memperkuat layanan energi selama puncak arus balik Idulfitri 2026 untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri, perusahaan menyiagakan 7.885 SPBU di seluruh Indonesia, termasuk 2.074 SPBU yang beroperasi 24 jam. Jaringan tersebut turut didukung 6.777 Pertashop yang menjangkau wilayah hingga pelosok.
SPBU siaga difokuskan di jalur dengan mobilitas tinggi seperti jalan tol, jalur wisata, dan lintas utama, sekaligus berfungsi sebagai titik singgah dengan fasilitas pendukung perjalanan.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan di titik strategis, Pertamina menghadirkan SPBU modular dan Kiosk Pertamina Siaga guna memperluas akses pengisian bahan bakar di lokasi yang belum terjangkau SPBU reguler.
Selain itu, sekitar 200 unit motorist Pertamina Delivery Service (PDS) disiagakan di jalur arus balik untuk menjangkau kendaraan yang kehabisan bahan bakar, terutama di area padat atau dengan akses terbatas.
Layanan tersebut dapat diakses melalui Pertamina Contact Center 135 maupun aplikasi MyPertamina, dengan petugas yang akan mendatangi lokasi pengguna untuk melakukan pengisian bahan bakar secara langsung.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, , menyatakan optimalisasi layanan dilakukan secara menyeluruh, mencakup infrastruktur utama hingga layanan tambahan di lapangan.
Penguatan layanan ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan energi serta mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama arus balik Lebaran












