Bandung Barat — Tim SAR gabungan menuntaskan proses evakuasi korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Senin (2/2/2026) siang, seluruh korban yang sebelumnya dilaporkan hilang berhasil ditemukan dengan total 80 kantong jenazah.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, mengatakan evakuasi dilakukan sejak bencana longsor terjadi pada Sabtu (24/1/2026). Hingga Senin pukul 11.45 WIB, tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban dari timbunan material longsor.
“Dari total 80 jiwa yang dilaporkan hilang, seluruhnya telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan,” kata Ade Dian.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dinyatakan tuntas. Meski demikian, proses identifikasi korban masih terus berlangsung oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Hingga Minggu (1/2/2026) malam pukul 20.36 WIB, sebanyak 61 jenazah telah teridentifikasi dari 77 kantong jenazah yang sebelumnya diterima tim DVI.
Ade Dian menambahkan, bencana longsor di Pasirlangu berdampak pada 564 warga dari 164 kepala keluarga yang terpaksa mengungsi. Selain itu, 48 rumah dilaporkan rusak berat akibat tertimbun material longsor di tiga wilayah, yakni RW 07, RW 10, dan RW 11.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,3 miliar untuk penanganan dampak bencana, mencakup pemulihan psikososial, operasional kebencanaan, penyediaan alat berat, layanan kesehatan, pengelolaan logistik, serta dapur umum selama masa tanggap darurat.












