Bacakabar.id BATULICIN – Murid Paud Terpadu KB-TPA Rumah Pintar Batulicin kunjungi Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu di Gunung Tinggi Batulicin, Kamis (8/6/2023).
Tujuan kunjungan tersebut guna meningkatkan kemampuan literasi dan kecintaan anak-anak pada buku.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pengenalan buku-buku yang ada di perpustakaan.
Anak-anak diajak untuk melihat dan memegang buku-buku beragam genre, sehingga mereka dapat mengenal berbagai jenis bacaan.
Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk bermain dan menonton bersama di Studio Mini yang tersedia di perpustakaan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu Yulia Ramadhani melalui Kepala Bidang PLPBP Alden Ibrahim mengatakan kunjungan edukasi ini sangat penting dalam membentuk kebiasaan membaca sejak dini pada anak-anak.
“Pengenalan literasi pada usia dini memiliki dampak positif yang besar bagi perkembangan anak,” katanya.
Anak-anak yang terbiasa dengan dunia literasi cenderung memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dalam lingkungan sekitar mereka.
Mereka belajar untuk mengungkapkan pikiran dan emosi dengan lebih baik melalui kata-kata, serta mengembangkan imajinasi dan kreativitas mereka.
“Selain itu, perpustakaan juga memiliki peran yang sangat penting dalam era modern ini. Bukan hanya sebagai tempat untuk membaca dan meminjam buku, perpustakaan kini menjadi wahana ekonomi kreatif, seni, dan rekreasi. Dengan menyediakan berbagai program dan fasilitas yang menarik, perpustakaan mampu memberikan hiburan yang bermanfaat bagi para penggunanya. Hal ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk merasakan kegiatan positif di luar sekolah dan rumah,” Jelas Ibrahim.
“Diharapkan, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan untuk mendorong minat baca dan literasi pada anak-anak usia dini, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berpengetahuan luas.” Tutupnya.
Kunjungan edukasi dari Paud Terpadu KB-TPA Rumah Pintar Batulicin ke Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, diikuti sebanyak 20 murid beserta enam orang guru dan pendamping. (Rel)












