BATULICIN – Peran ibu dalam pengasuhan anak untuk mencegah penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Bumbu.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sekretariat PKK Tanah Bumbu, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (3/9/2026), dengan tema “Peran Ibu dalam Pengasuhan Anak Mencegah Penggunaan Narkoba”.
Ketua GOW Kabupaten Tanah Bumbu Hj. Fitriyana Bahsanuddin mengatakan peran ibu penting dalam membentuk karakter anak.
Menurutnya, pengasuhan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan anak, tetapi juga perhatian, komunikasi, pengawasan, dan pendidikan nilai-nilai keagamaan.
“Ibu memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Rumah adalah madrasah pertama, dan ibu menjadi salah satu guru pertama bagi anak-anaknya,” ujarnya.
Fitriyana mengatakan perkembangan lingkungan pergaulan, teknologi, dan media sosial membuat orang tua perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak.
Ia meminta para ibu menjadi tempat bagi anak untuk bercerita dan mencari solusi ketika menghadapi persoalan.
“Jangan sampai anak merasa lebih nyaman mencari tempat lain ketika menghadapi persoalan dalam hidupnya. Mari kita tanamkan sejak dini nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba dan segala bentuk penyalahgunaan zat berbahaya,” pesannya.
Penasihat GOW Kabupaten Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif mengatakan tema yang diangkat berkaitan langsung dengan kehidupan keluarga.
Menurutnya, perhatian, komunikasi, kasih sayang, dan keteladanan orang tua menjadi bagian dari pengasuhan anak.
“Melalui peran ibu yang penuh kasih sayang, perhatian, komunikasi, dan keteladanan, kita dapat bersama-sama membangun benteng bagi anak agar terhindar dari pengaruh negatif dan bahaya narkoba,” ujar Andi Irmayani.
Dalam kegiatan tersebut, tausiah disampaikan Ustadzah Hj. Mariam dengan materi “Peran Ibu dalam Pengasuhan Anak Mencegah Penggunaan Narkoba”.












