Tabalong

Festival Dayak Maanyan Warukin Digelar Tiga Hari, Angkat Tradisi dan Permainan Lokal

×

Festival Dayak Maanyan Warukin Digelar Tiga Hari, Angkat Tradisi dan Permainan Lokal

Sebarkan artikel ini

TABALONG – Festival Budaya Adat Dayak Maanyan Warukin kembali digelar di Balai Adat Dayak Maanyan, Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong. Kegiatan yang mengusung tema “ARAI HEWU” itu berlangsung selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026.

Festival dibuka pada Sabtu (22/8/2026) dan dihadiri Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani bersama unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta warga Desa Warukin. Sekitar 450 orang menghadiri kegiatan pembukaan.

Prosesi pembukaan diawali penyambutan secara adat Dayak Maanyan, kemudian dilanjutkan pemotongan pita, penampilan tari tradisional, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Tabalong Smart, serta pembacaan doa.

Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani mengatakan festival adat tersebut menjadi bagian dari kegiatan tahunan masyarakat Dayak Maanyan di Desa Warukin.

“Dengan adanya festival adat Dayak Maanyan ini, marilah kita bersama-sama menjaga budaya adat Dayak agar terus dipertahankan dan dilestarikan,” ujar Muhammad Noor Rifani.

Selama tiga hari pelaksanaan, panitia menghadirkan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan budaya Dayak Maanyan. Agenda tersebut meliputi Festival Tarian Dayak, permainan tradisional, kuliner tradisional, pameran produk khas Dayak, Pawai Culuk, hingga musik Dayak.

Pada hari pertama, Jumat (21/8), kegiatan diisi Irarami Manyuluh, penampilan tari bersama Sanggar Pantingik Nawuraha Nampak, Basurah atau bercerita bersama Abed Nego, serta pertunjukan dari Sanggar Tari Sendaring Merdeka dan Sanggar Tari Rairatan.

Hari kedua diisi penampilan sejumlah sanggar tari, perlombaan permainan tradisional anak, serta hiburan musik. Sejumlah sanggar yang tampil antara lain Sanggar SMAN 1 Tanta, Rairatan Junior, Meratus Lestari, Wadian Tambai, Burung Ruai dan Komandan.

Rangkaian acara hari kedua juga menghadirkan Uyau Moris bersama Poyang Jacko sebagai pengisi hiburan.

Pada Minggu (23/8), festival dilanjutkan dengan pertunjukan Musik Dayak Maanyan, Sindrah Kumangan Isasade atau makan bersama Dayak Maanyan “Luen Mu’au”, perlombaan permainan tradisional dewasa, penilaian stan UMKM, serta pengumuman dan pembagian hadiah.

Baca Juga  Bocah 6 Tahun di Tabalong Tewas Dibunuh, Pelaku Ditangkap Setelah Kembali ke Rumah Korban

Acara penutupan dijadwalkan diisi penampilan Sanggar Tari STKIP PGRI dan Sanggar Tari Suluh Banua, kemudian dilanjutkan hiburan Bellacoustic Indonesia.

Polisi Siapkan Pengamanan

Polres Tabalong menyiapkan pengamanan selama rangkaian festival berlangsung. Personel Polres Tabalong, Polsek Tanta, Koramil Murung Pudak-Tanta dan panitia dilibatkan untuk menjaga keamanan kegiatan.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib.

“Polres Tabalong mendukung penuh kegiatan Festival Budaya Adat Dayak Maanyan Warukin. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif sehingga masyarakat dapat mengikuti serta menikmati kegiatan budaya ini dengan nyaman,” jelasnya.

Heri juga mengajak masyarakat dan peserta festival menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan peserta festival untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Mari kita lestarikan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa,” pungkasnya.

Penulis: Wawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *