Sebelum mobil modern menggunakan bensin, solar, atau listrik, kendaraan bermotor pernah mengandalkan tenaga uap.
Salah satu tonggak awalnya muncul pada 1769 ketika insinyur Prancis Nicolas-Joseph Cugnot membuat kendaraan bertenaga uap. Kendaraan tersebut dikembangkan untuk membantu militer Prancis mengangkut meriam.
Saat itu, meriam umumnya dipindahkan menggunakan tenaga kuda. Cugnot kemudian mengembangkan kendaraan beroda tiga yang digerakkan mesin uap untuk menggantikan sebagian fungsi tersebut.
Sumber energinya bukan bensin atau solar. Kendaraan tersebut menggunakan batu bara untuk memanaskan air. Uap yang dihasilkan kemudian digunakan untuk menggerakkan mekanisme piston yang terhubung dengan roda.
Teknologi tersebut tentu masih jauh dari kendaraan yang digunakan saat ini. Kendaraan Cugnot memiliki bobot besar dan bergerak dengan kecepatan rendah. Sistem pengeremannya juga menjadi persoalan karena beban mesin uap yang berada di bagian depan kendaraan.
Dalam salah satu uji coba, kendaraan tersebut dilaporkan mengalami kecelakaan dan menabrak dinding. Peristiwa itu kemudian menjadi salah satu catatan dalam sejarah awal perkembangan kendaraan bermotor.
Perjalanan teknologi mobil selanjutnya berkembang melalui berbagai inovasi, termasuk penggunaan mesin pembakaran dalam yang kemudian membuat kendaraan berbahan bakar minyak berkembang pesat.












