Tanah Bumbu

Sebelum Terjun Politik, Andi Rudi Latif Punya Cita-cita Bangun Boarding School

×

Sebelum Terjun Politik, Andi Rudi Latif Punya Cita-cita Bangun Boarding School

Sebarkan artikel ini

BATULICIN – Jauh sebelum terjun ke dunia politik, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mengaku sudah memiliki cita-cita membangun sekolah dengan model boarding school bagi anak-anak Tanah Bumbu.

Cita-cita tersebut ia ungkapkan saat menghadiri Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Andi Rudi, keinginan itu muncul sekitar tujuh tahun sebelum dirinya terjun ke dunia politik. Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto kemudian membuka jalan bagi gagasan tersebut untuk diwujudkan.

“Bagi saya, hari ini merupakan momentum yang sangat istimewa. Sebelum saya menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu, saya memiliki cita-cita untuk membangun sekolah berasrama atau boarding school bagi anak-anak Tanah Bumbu,” kata Andi Rudi.

Setelah program tersebut hadir, Pemkab Tanah Bumbu bergerak menyiapkan berbagai kebutuhan hingga sekolah yang berada di Km 10 Jalan Kodeco, Kecamatan Simpang Empat, itu mulai digunakan.

“Alhamdulillah, melalui program Sekolah Rakyat yang digagas Bapak Presiden Prabowo Subianto, cita-cita tersebut mendapatkan jalan untuk diwujudkan,” ujarnya.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah tersebut menampung 270 peserta didik yang terdiri dari 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.

Berdiri di kawasan sekitar 11,2 hektare, fasilitas yang tersedia meliputi gedung sarana belajar, aula, asrama, dan fasilitas olahraga. Sekolah tersebut juga menjadi salah satu dari 25 lokasi yang mengikuti pelaksanaan Sekolah Rakyat Tahap 3.

“Begitu program ini hadir, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu langsung bergerak. Kita urus, kita siapkan, kita kawal, dan kita perjuangkan bersama,” katanya.

Andi Rudi menyebut pelaksanaan program tersebut tidak hanya melibatkan pemerintah kabupaten. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, satuan pendidikan, masyarakat dan pihak lainnya turut terlibat dalam proses penyiapannya.

Baca Juga  Tarik Minat Pelajar, Para Babinsa Sosialisasikan Rekrutmen TNI AD Gratis

“Tentu, pencapaian ini bukan merupakan keberhasilan satu pihak. Ini adalah hasil dari sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, satuan pendidikan, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *