Tanah Bumbu

Stok Awal Buku Suara dari Tenggara Habis, Rumah Pena Siapkan Cetakan Kedua

×

Stok Awal Buku Suara dari Tenggara Habis, Rumah Pena Siapkan Cetakan Kedua

Sebarkan artikel ini

BATULICIN – Stok awal antologi Suara dari Tenggara yang memuat tulisan 47 penulis dari Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan telah habis setelah diluncurkan pada 8 Agustus 2026.

Komunitas Rumah Pena berencana menyiapkan cetakan kedua setelah menerima permintaan dari komunitas literasi, pembaca, dan masyarakat umum.

Ketua Rumah Pena Andrianto Mokodompit mengatakan jumlah cetakan awal yang terbatas membuat buku tersebut habis setelah peluncuran.

“Antusiasmenya cukup besar. Banyak teman-teman komunitas dan pembaca yang ingin mendapatkan dan membaca buku ini, sementara jumlah cetakan awal kami terbatas,” ujar Andrianto, Jumat (14/8/2026).

Antologi tersebut diluncurkan di Warung Aksi Merah Putih, kawasan Bandara Bersujud, Tanah Bumbu. Sebelum peluncuran, Rumah Pena menggelar lapak baca di kawasan tersebut sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pengenalan buku.

Permintaan terhadap buku berlanjut setelah peluncuran, termasuk setelah kegiatan bedah buku bersama Dosen Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Sainul Hermawan.

Sekretaris Rumah Pena Puja Mandela mengatakan Suara dari Tenggara tidak diposisikan sebagai buku komersial sejak awal.

Menurut Puja, buku tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah perpustakaan dan komunitas di Tanah Bumbu.

“Kami ingin buku ini beredar dan dibaca. Karena itu, setelah ini kami akan menyumbangkannya ke perpustakaan dan komunitas di Tanah Bumbu,” katanya.

Baca Juga  Polisi Bersama Pemerintah Desa Survei Rumah yang Akan Dibedah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *