Kotabaru

TPA Sungup Diperkirakan Hanya Bertahan Setahun Lagi

×

TPA Sungup Diperkirakan Hanya Bertahan Setahun Lagi

Sebarkan artikel ini

KOTABARU – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungup di Kabupaten Kotabaru diperkirakan hanya mampu menampung sampah sekitar satu tahun lagi apabila tidak diikuti perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya.

Fakta tersebut mengemuka dalam studi lapangan ke TPA Sungup yang dilanjutkan Forum Group Discussion (FGD) pengelolaan sampah yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kamis (16/7/2026).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru Hj. Melinda Ratna Agustina mengatakan kondisi TPA Sungup saat ini mulai mendekati kapasitas maksimal sehingga diperlukan langkah antisipasi sejak dini.

“Kalau tidak ada pemilahan sampah dari sumbernya, umur TPA kita diperkirakan hanya sekitar satu tahun lagi,” ujarnya.

Menurut Melinda, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kapasitas TPA, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana seperti kebakaran, pencemaran air, hingga longsor timbunan sampah.

Karena itu, DLH bersama sejumlah instansi akan membentuk satuan tugas (satgas) untuk memperkuat mitigasi risiko di kawasan TPA, termasuk menyiapkan sumber air, jalur evakuasi, serta sistem pengawasan.

Selain penanganan di kawasan TPA, pemerintah juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dari rumah tangga melalui pemilahan dan pengomposan guna mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.

Sebelum FGD berlangsung, peserta dari berbagai SKPD dan pemangku kepentingan melakukan peninjauan langsung ke TPA Sungup untuk melihat kondisi pengelolaan sampah, kapasitas lahan, serta sarana dan prasarana yang tersedia.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru H. Minggu Basuki mengatakan hasil diskusi akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Kotabaru.

Baca Juga  Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Kotabaru, Rumah Kepala Desa Ikut Terendam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *