Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Banjarmasin

KPMRM Rayakan HUT ke-15, Rock Melayu Bergema di Taher Square Banjarmasin

×

KPMRM Rayakan HUT ke-15, Rock Melayu Bergema di Taher Square Banjarmasin

Sebarkan artikel ini
Perayaan HUT ke-15 KPMRM di Taher Square Banjarmasin dengan prosesi potong tumpeng bersama komunitas pecinta musik rock Melayu.
Suasana pemotongan tumpeng dan perayaan HUT ke-15 Komunitas Pecinta Musik Rock Melayu (KPMRM) di Taher Square, Banjarmasin, Rabu (20/5/2026) malam.

BANJARMASIN — Dentuman musik rock Melayu menggema di Taher Square Banjarmasin, Rabu (20/5/2026) malam. Komunitas Pecinta Musik Rock Melayu (KPMRM) merayakan hari jadinya yang ke-15 lewat konser bertajuk “Improvisasi Rock Melayu Mekar di Jambangan Abadi Vol. 3”, yang menghadirkan musisi lintas generasi dan pecinta lagu-lagu rock Melayu dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.

Perayaan yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 23.00 Wita itu berlangsung meriah. Sejumlah band lokal tampil membawakan lagu-lagu populer rock Melayu yang akrab di telinga penikmat musik era 1990-an hingga awal 2000-an, terutama karya grup legendaris Malaysia seperti Wings, Iklim, MAY, UK’s, Ella, hingga Arrow.

Atmosfer nostalgia langsung terasa sejak awal konser. Aliansi I KPMRM membuka panggung dengan membawakan lagu Kesal milik Ella dan Menanti Untuk Berpisah yang dipopulerkan Joey. Penampilan itu sukses memancing penonton ikut bernyanyi bersama.

Suasana semakin hidup ketika Anox Band tampil membawakan lagu-lagu orisinal bernuansa rock Melayu. Sementara Aliansi II KPMRM menghidupkan kembali romantisme lagu Terasing Dalam Sepi yang disambut antusias para pengunjung.

Tak berhenti di situ, Kalselopera Band membawa penonton bernostalgia lewat lagu Abadi milik grup MAY dan Hakikat Sebuah Cinta dari Iklim. Deretan penonton tampak larut mengikuti setiap bait lagu yang dibawakan.

Penampilan lain datang dari Dingsanak Band dengan lagu Sembilu dan Madah Berhelah, disusul D’Boom yang membawakan Siapa Di Hatimu milik Rahmat Ekamatra serta Bukan Karena Takdir.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian malam itu hadir dari Fre A Band, yang tampil dengan vokalis perempuan membawakan lagu Niat Hati Tak Nak Berpisah milik Arrow serta Luruh Cintaku yang dipopulerkan penyanyi Indonesia, Sonia.

Baca Juga  Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 10 Kg Sabu Lintas Kalimantan

Sementara Serock Band asal Tanah Bumbu turut memanaskan suasana dengan karakter vokal tinggi khas rock Melayu lewat lagu Di Sini Menanti Di Sana Menunggu dari UK’s dan Sejati milik Wings.

Konser kemudian ditutup Harmony Band lewat lagu Kembara Kita dan Berlayar Tak Bertepian. Suasana semakin pecah ketika anggota DPRD Kalimantan Selatan H. Rosehan NB dan Sekretaris Jenderal PAPRI Kalsel Habib Fathur Rahman naik ke atas panggung dan ikut bernyanyi bersama.

Di sela acara, Rosehan menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan KPMRM yang dinilainya mampu bertahan menjaga eksistensi musik rock Melayu di Kalimantan Selatan.

“Selamat ulang tahun ke-15 untuk KPMRM. Ini bukan usia yang singkat. Artinya komunitas ini mampu bertahan dan terus menjaga eksistensi musik Rock Melayu di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rosehan juga mengungkapkan wacana penyelenggaraan Festival Rock Melayu tingkat Kalimantan Selatan yang direncanakan digelar pada 2026. Seleksi disebut bakal berlangsung di 13 kabupaten/kota, dengan grand final dipusatkan di Taher Square Banjarmasin.

“Insya Allah ada rencana membuat Festival Rock Melayu. Seleksinya di 13 kabupaten/kota dan finalnya nanti di Taher Square sekitar Agustus 2026,” katanya.

Bagi KPMRM, perayaan ulang tahun ke-15 bukan sekadar konser hiburan. Momentum ini juga menjadi ruang silaturahmi para musisi dan pecinta rock Melayu, sekaligus penanda bahwa genre musik yang pernah berjaya itu masih memiliki tempat di hati penggemarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *