Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Pemkab Kotabaru Dorong Program BaPilah, Kunci di Kesadaran Warga

×

Pemkab Kotabaru Dorong Program BaPilah, Kunci di Kesadaran Warga

Sebarkan artikel ini
sekda kotabaru eka saparudin program bapilah pengelolaan sampah kotabaru 2026
Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, H. Eka Saparudin, saat memberikan keterangan terkait program BaPilah di ruang kerjanya.

KOTABARU — Pemerintah Kabupaten Kotabaru menilai program BaPilah yang dijalankan Dinas Lingkungan Hidup sebagai langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada perubahan perilaku masyarakat.

Sekretaris Daerah Kotabaru, H. Eka Saparudin, menegaskan pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Ia menekankan, pemilahan sampah sejak dari rumah tangga menjadi kunci utama. Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali, sementara sisanya diproses di tahap akhir.

“Pengelolaan harus dimulai dari hulu. Program ini diharapkan tidak berhenti di satu titik, tetapi diterapkan di seluruh wilayah Kotabaru,” katanya.

Menurut Eka, persoalan sampah tidak hanya terjadi di kawasan perkotaan, tetapi juga di pedesaan yang kerap luput dari perhatian. Karena itu, pendekatan yang dilakukan harus bersifat masif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Tantangan pengelolaan sampah di Kotabaru juga semakin besar seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi. Tanpa dukungan masyarakat dan sektor swasta, upaya pemerintah dinilai tidak akan optimal, terlebih daerah ini memiliki potensi wisata yang membutuhkan kebersihan lingkungan.

Pemerintah daerah pun menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan program BaPilah berjalan berkelanjutan, mulai dari sosialisasi, penyediaan sarana, hingga dukungan anggaran.

“Program ini harus berkelanjutan dan didukung semua sektor. Pemerintah akan terus memberikan dukungan agar berjalan optimal,” ujar Eka.

Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam membangun budaya pengelolaan sampah sejak dini, termasuk melalui edukasi di sekolah.

Selain itu, masyarakat didorong untuk melihat sampah sebagai peluang ekonomi. Pengolahan sampah dinilai dapat membuka peluang usaha, terutama bagi pelaku UMKM.

Baca Juga  Lanal dan Bea Cukai Kotabaru Gagalkan Penyelundupan 31.600 Batang Rokok Ilegal

“Ke depan, pengelolaan sampah tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi,” katanya.

Dengan keterlibatan semua pihak, program BaPilah diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Kotabaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *