PARINGIN – Halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan tampak berbeda pada Senin (9/3/2026) petang. Ratusan anak yatim berkumpul dalam suasana hangat guna mengikuti agenda buka puasa bersama yang digelar oleh jajaran legislatif setempat sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum bagi para wakil rakyat untuk mempererat silaturahmi secara langsung dengan masyarakat. Ketua DPRD Balangan, Hj Lindawati, hadir memimpin acara didampingi sejumlah anggota dewan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran DPRD Balangan juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang hadir. Penyerahan bantuan ini dimaksudkan sebagai bentuk dukungan nyata bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus menyebarkan energi positif di bulan yang penuh berkah.
Ketua DPRD Balangan, Hj Lindawati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Baginya, kehadiran anak-anak yatim di kantor parlemen memberikan makna tersendiri bagi seluruh anggota dewan yang bertugas.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Lindawati di sela-sela acara.
Interaksi akrab terlihat saat anggota DPRD yang hadir, di antaranya Hj Sri Huriati, Hafiz Ansyari, Fathurrahman, Akhmad Baihaki, Wahyudi, hingga M Rizani, berbaur di tengah anak-anak. Mereka tidak canggung berbincang akrab sembari memberikan motivasi agar anak-anak tersebut tetap tekun belajar demi meraih masa depan yang cerah.
Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta yang hadir larut dalam doa bersama yang khidmat. Begitu azan Magrib berkumandang, suasana kekeluargaan semakin terasa saat para anggota dewan dan anak-anak yatim duduk bersama menikmati hidangan berbuka yang telah disediakan.
Sekretaris DPRD Balangan, Akhmad Fauzi menambahkan bahwa semangat kebersamaan ini diharapkan tidak berhenti pada momen Ramadan saja. Ia berharap nilai-nilai kepedulian yang terbangun dapat terus diimplementasikan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat sehari-hari.












