TANAH LAUT — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pelaihari bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Tanah Laut menggelar penanaman padi perdana di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 20 hektare di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kamis (2/4/2026).
Lahan tersebut terdiri dari 10 hektare hibah dan 10 hektare pinjam pakai yang dimanfaatkan sebagai bagian dari program pembinaan warga binaan berbasis pertanian.
Bupati Tanah Laut yang diwakili Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, Achmad Taufik, menyebut kegiatan ini menjadi bentuk nyata pembinaan produktif bagi warga binaan.
Program tersebut diharapkan mampu membentuk keterampilan, kedisiplinan, serta kemandirian warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga dinilai sejalan dengan upaya penguatan ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian.
Pemerintah daerah turut mengapresiasi sinergi antara Rutan Pelaihari dan BPP Tanah Laut dalam mendukung produksi pangan daerah.
Penanaman padi perdana ditandai dengan kegiatan simbolis oleh perwakilan pemerintah daerah bersama jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan.
Program ini diharapkan dapat berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah.












