SUKAMARA — Bupati Sukamara, Kalimantan Tengah, Masduki menegaskan pentingnya sinergi dan efisiensi anggaran dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Hal tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Sukamara yang digelar Selasa.
Masduki menyebut Musrenbang merupakan tahapan strategis untuk menyempurnakan rancangan awal RKPD melalui masukan dari berbagai pemangku kepentingan.
RKPD 2027 sendiri merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 serta selaras dengan arah pembangunan jangka panjang dalam RPJPD 2025–2045.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada sinergi lintas sektor sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program.
Pemerintah Kabupaten Sukamara juga menargetkan pembangunan yang terarah untuk mewujudkan visi “Sukamara menjadi rumah bersama yang maju, sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing”.
Visi tersebut akan dijalankan melalui lima misi utama, antara lain penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi inklusif, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta penguatan sosial budaya dan keagamaan.
Selain itu, Masduki menekankan pentingnya efisiensi anggaran tanpa mengurangi efektivitas program. Ia menilai belanja daerah harus diarahkan pada kegiatan yang memiliki dampak luas bagi masyarakat.
Pemerintah daerah juga diminta memastikan setiap program memiliki manfaat nyata serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Bupati mengapresiasi dukungan DPRD, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses pembangunan daerah.












