BATULICIN — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyambut kedatangan 16 dokter pesg BBerta Program Internship Dokter Indonesia Tahun 2026 yang akan menjalankan masa pengabdian di wilayah tersebut.
Kehadiran para dokter muda ini diharapkan memperkuat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, baik di rumah sakit maupun puskesmas.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan orientasi dokter internship di Aula RSUD H Andi Abdurrahman Noor, Batulicin, Kamis (19/2/2026).
Menurut Yulian, masa internship merupakan tahap penting dalam pembentukan dokter profesional karena menjadi fase pemantapan kompetensi sekaligus adaptasi terhadap sistem pelayanan kesehatan di lapangan.
“Masa internship adalah fase penguatan kompetensi sekaligus pembentukan tanggung jawab profesi dan etika pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan mutu layanan kesehatan melalui penguatan sarana prasarana, peningkatan kapasitas tenaga medis, serta pembenahan tata kelola pelayanan agar lebih akuntabel.
Selain kemampuan medis, dokter juga diharapkan mampu menghadirkan empati dalam pelayanan. Menurutnya, sikap humanis menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan pasien.
Sebanyak 16 dokter interns no GGip yang berasal dari berbagai perguruan tinggi akan bertugas di RSUD H Andi Abdurrahman Noor serta sejumlah puskesmas di Tanah Bumbu secara bergantian.
Kegiatan orientasi turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Direktur RSUD H Andi Abdurrahman Noor, serta jajaran tenaga kesehatan setempat.
Program internship ini diharapkan mampu meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.












