BANTUL — Seorang pria berinisial WM (42), warga Patalan, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meninggal dunia akibat tersengat listrik, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di rumah barunya yang masih dalam tahap pembangunan di wilayah Kedon 03, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban, SM, yang merasa khawatir setelah berulang kali menghubungi suaminya melalui telepon namun tidak mendapat respons.
“Karena tidak ada jawaban, istri korban kemudian mendatangi lokasi rumah yang sedang dibangun,” kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, Jumat.
Setibanya di lokasi, korban ditemukan sudah tergeletak kaku di bagian bawah bangunan. Teriakan meminta pertolongan dari istri korban kemudian mengundang perhatian warga sekitar.
Dua orang saksi yang datang ke lokasi mendapati korban masih memegang holo aluminium yang digunakan untuk tiang lampu penerangan dan diduga masih teraliri listrik.
Saksi kemudian mencabut kabel yang terhubung, namun saat diperiksa korban telah meninggal dunia.
Petugas Polsek Bambanglipuro bersama tim identifikasi dan tenaga medis dari Puskesmas Bambanglipuro selanjutnya melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.
Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban meninggal akibat tersengat aliran listrik. Pada tubuh korban ditemukan luka melepuh pada jari tangan kanan serta lecet dan luka bakar pada bagian siku tangan kanan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan instalasi listrik, terutama di area pembangunan rumah.












