KOTABARU — Pemerintah Kabupaten Kotabaru mulai mematangkan arah pembangunan daerah melalui Forum Perangkat Daerah (FPD) Tahun 2026 yang digelar di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida), Rabu (25/2/2026).
Forum ini menjadi tahap penting untuk menyelaraskan program antar organisasi perangkat daerah (OPD) agar perencanaan pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Bapperida, perwakilan seluruh SKPD, serta mitra kerja pemerintah daerah. Pelaksanaan forum mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang sistem perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah.
Sekretaris Bapperida Kotabaru, H. Muhamad Zuhriansyah, menjelaskan forum ini difokuskan pada penyelarasan program kerja perangkat daerah dengan visi pembangunan kepala daerah sekaligus menghimpun masukan lintas sektor.
Menurutnya, koordinasi perencanaan menjadi kunci agar program pembangunan tidak hanya administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sejumlah isu strategis menjadi perhatian dalam forum tersebut. Di antaranya penguatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi wilayah, percepatan penanganan stunting serta kemiskinan ekstrem, hingga peningkatan kemandirian desa.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya riset dan inovasi untuk mendukung efisiensi anggaran, termasuk kajian pengelolaan persampahan serta penguatan inovasi pelayanan publik di tiap SKPD.
Di sektor ekonomi, pembahasan turut menyentuh pengembangan ketenagakerjaan dan kawasan ekonomi di Pulau Laut guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah berharap forum ini mampu memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah sehingga kebijakan pembangunan lebih terarah, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kotabaru.












