MAJALENGKA – Sehari menjelang bulan suci Ramadan, aktivitas belanja masyarakat di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Majalengka meningkat tajam. Warga terlihat memadati lapak pedagang daging sapi dan ayam untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama awal puasa.
Lonjakan permintaan tersebut diikuti kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Harga daging sapi yang sebelumnya berada di kisaran Rp160 ribu per kilogram pada Senin (16/2/2026), naik menjadi sekitar Rp170 ribu per kilogram pada Selasa (17/2/2026).
Kenaikan serupa juga terjadi pada daging ayam. Harga yang sebelumnya dijual Rp44 ribu per kilogram kini berada di kisaran Rp48 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.
Salah satu pembeli, Dian Rahmawati, mengaku terkejut dengan kenaikan harga yang terjadi menjelang Ramadan. Ia mengatakan terpaksa mengurangi jumlah pembelian karena anggaran belanja meningkat.
“Awalnya saya mau beli dua kilogram daging ayam, tapi karena harganya naik jadi harus dikurangi supaya cukup untuk kebutuhan lain,” ujarnya saat ditemui di pasar.
Menurutnya, kenaikan harga menjelang Ramadhan hampir terjadi setiap tahun. Namun, lonjakan kali ini cukup terasa karena terjadi dalam waktu singkat.
Meskipun harga meningkat, antusiasme masyarakat untuk berbelanja tetap tinggi. Banyak warga memilih membeli lebih awal untuk persiapan menu sahur dan berbuka puasa pada hari-hari pertama Ramadan.
Pedagang berharap stabilitas harga dapat segera terjaga agar daya beli masyarakat tidak terus menurun, sementara pembeli berharap pemerintah melakukan pengawasan agar lonjakan harga tetap terkendali.












