Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Peristiwa

Kios Warga di Tabalong Hangus Terbakar, Penjaga Warung Alami Luka Bakar

×

Kios Warga di Tabalong Hangus Terbakar, Penjaga Warung Alami Luka Bakar

Sebarkan artikel ini
Petugas polisi dan mobil pemadam kebakaran menangani kebakaran kios di Desa Warukin Tabalong dengan pengamanan lokasi kejadian
Petugas kepolisian dan tim pemadam kebakaran berada di lokasi kebakaran kios warga di Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Tabalong, saat proses penanganan dan pengamanan area berlangsung.

TABALONG — Kebakaran menghanguskan satu kios milik warga di Desa Warukin RT 10, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 17.40 Wita. Seorang penjaga warung mengalami luka bakar akibat insiden tersebut.

Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Prasetyo langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan area dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo menjelaskan, kios yang terbakar merupakan milik Yafeet Rombe Allo. Korban luka bakar diketahui bernama Rada (23), penjaga warung yang tinggal di Desa Tanta.

Menurut keterangan awal korban dan sejumlah saksi, kebakaran diduga bermula saat korban sedang memasak di dapur kios. Kompor masih menyala ketika korban meninggalkan masakan untuk melayani pembeli.

Tak lama kemudian, korban mencium bau hangus dari arah dapur. Saat berusaha mematikan kompor, api sudah membesar dan mengenai kedua kakinya. Korban kemudian keluar kios sambil meminta pertolongan warga sekitar.

Warga yang rumahnya berdekatan dengan kios segera membantu melakukan pemadaman awal sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.30 Wita.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar pada kedua kaki dengan tingkat luka sekitar 18 persen dan kini menjalani perawatan medis di RSUD H. Badaruddin Kasim.

Kebakaran juga menghanguskan bagian dalam kios, termasuk dua unit telepon genggam, uang tunai sekitar Rp1 juta, tiga unit kulkas, peralatan dapur, serta sejumlah barang dagangan. Kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp25 juta.

Polisi menduga sumber api berasal dari kompor yang ditinggalkan dalam kondisi menyala. Kepolisian mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan memasak maupun perangkat listrik guna mencegah kejadian serupa.

Baca Juga  Bocah 4 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Kalasan Sleman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *