Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Balangan

BPBD Balangan Sinkronkan Program Penanggulangan Bencana dengan Balangan Coal

×

BPBD Balangan Sinkronkan Program Penanggulangan Bencana dengan Balangan Coal

Sebarkan artikel ini
BPBD Balangan dan Balangan Coal menggelar pertemuan koordinasi membahas program penanggulangan bencana di Kabupaten Balangan.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menerima kunjungan koordinasi Balangan Coal di Kantor BPBD Balangan untuk membahas sinkronisasi program penanggulangan bencana tahun 2026. (Foto MC Balangan)

PARINGIN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memperkuat koordinasi penanggulangan bencana dengan pihak perusahaan melalui pertemuan bersama Balangan Coal di Kantor BPBD Balangan, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan program kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah Balangan.

Dalam pembahasan, BPBD Balangan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kapasitas daerah menghadapi potensi bencana.

Beberapa program yang disinkronkan meliputi kegiatan sosialisasi kebencanaan, pelatihan relawan desa, simulasi penanganan darurat, hingga dukungan terhadap program Desa Tangguh Bencana (Destana).

Selain itu, dibahas pula penyelarasan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Balangan Coal tahun 2026 dengan Rencana Penanggulangan Bencana yang disusun BPBD Balangan.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, mengatakan keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana daerah.

“Balangan termasuk daerah yang memiliki potensi bencana. Karena itu, dukungan dan sinergi dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar kesiapsiagaan masyarakat semakin kuat,” ujar Rahmi.

Ia menyebut koordinasi tersebut dilakukan agar program penanggulangan bencana dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Menurut Rahmi, keterlibatan perusahaan dalam mendukung kesiapsiagaan bencana juga dinilai mampu memperkuat ketangguhan daerah, khususnya di tingkat desa dan masyarakat.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk menyusun rencana aksi dan program kolaborasi penanggulangan bencana selama 2026.

Baca Juga  Ketua DPRD Balangan Dorong TP-PKK Terus Berinovasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *