BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyiapkan sejumlah program pelatihan kerja pada 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal sekaligus menjawab kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang di daerah tersebut.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tanah Bumbu memfokuskan pelatihan pada sektor-sektor yang dinilai memiliki permintaan tinggi di lapangan kerja. Salah satunya adalah pelatihan operator truk tronton serta pelatihan bahasa Mandarin yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan tertentu.
Kepala Disnakertrans Tanah Bumbu, Kadri Mandar, menyebut penyesuaian jenis pelatihan menjadi kunci agar lulusan pelatihan lebih mudah terserap dunia kerja.
Pada tahun ini, Disnakertrans juga kembali membuka pelatihan keterampilan bagi penyandang disabilitas. Program yang disiapkan berupa pelatihan barber atau potong rambut, sebagai bagian dari penguatan ekonomi mandiri kelompok rentan.
Pelatihan tersebut merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah berjalan sebelumnya dan dinilai memberikan hasil positif. Sejumlah peserta penyandang disabilitas tercatat telah mampu membuka usaha potong rambut secara mandiri setelah mengikuti pelatihan.
Menurut Kadri, pengembangan pelatihan kerja ini sejalan dengan arah kebijakan daerah dalam memperluas kesempatan kerja serta meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Upaya tersebut menjadi bagian dari target pembangunan sumber daya manusia yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, dengan menitikberatkan pada peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi, dan akses kerja yang lebih inklusif bagi masyarakat.












