Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Bencana

Longsor di Bandung Barat, Delapan Orang Ditemukan Meninggal Dunia

×

Longsor di Bandung Barat, Delapan Orang Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Evakuasi salah seorang korban longsor dari permukiman warga di Cisarua, Bandung Barat.
Salah seorang korban longsor berhasil dievakuasi dari lokasi terdampak di Kampung Babakan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

BANDUNG BARAT – Bencana tanah longsor yang melanda Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mengakibatkan delapan orang ditemukan meninggal dunia. Selain korban jiwa, puluhan rumah warga dilaporkan terdampak akibat peristiwa tersebut.

Longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Material tanah dari perbukitan menimbun permukiman warga dan menyebabkan kerusakan cukup luas di lokasi kejadian.

Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Hadi Rahmat Hardjasasmita, menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 30 rumah terdampak longsor. Bencana ini juga berdampak pada 114 jiwa dari 34 kepala keluarga.

“Dari jumlah tersebut, delapan orang ditemukan meninggal dunia, 21 orang berhasil selamat, sementara beberapa warga lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Hadi.

BPBD bersama tim gabungan dari TNI, Polri, relawan, dan pemerintah daerah masih melakukan pendataan korban serta asesmen kerusakan. Fokus utama saat ini diarahkan pada upaya pencarian dan penyelamatan korban yang diduga masih tertimbun material longsor.

Seiring dengan besarnya dampak bencana dan jumlah korban, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan status siaga darurat bencana. Penetapan tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan darurat dan mobilisasi sumber daya di lokasi terdampak.

BPBD Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengimbau warga yang bermukim di sekitar area rawan longsor untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga  Banjir Lahar Semeru Rendam Puluhan Rumah di Lumajang, Ratusan Warga Mengungsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *