Tanah Bumbu

Jhonlin Group Berangkatkan 40 Relawan ke Aceh untuk Pemulihan Pascabencana

×

Jhonlin Group Berangkatkan 40 Relawan ke Aceh untuk Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Keberangkatan relawan dari Tanah Bumbu menuju Aceh untuk membantu penanganan dampak banjir dan longsor.
Puluhan relawan diberangkatkan dari Pelabuhan Sungai Dua, Tanah Bumbu, untuk membantu pemulihan pascabencana di Aceh.

TANAH BUMBU – Sebanyak 40 relawan diberangkatkan dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, untuk membantu percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh.

Para relawan yang tergabung dalam Tim Solidarity for Humanity Jhonlin Group dilepas dari Pelabuhan PT Dua Samudera Perkasa, Sungai Dua, belum lama ini. Mereka diberangkatkan menggunakan Kapal J7 Explorer menuju wilayah terdampak bencana.

Relawan yang dikirim berasal dari berbagai latar belakang keahlian, mulai dari tim penyelamatan, tenaga paramedis, operator alat berat, pengemudi, mekanik, hingga tim dokumentasi. Keberangkatan tersebut ditujukan untuk mendukung proses evakuasi, pemulihan infrastruktur, serta kebutuhan kemanusiaan di lapangan.

Direktur PT Dua Samudera Perkasa, Efgar Welmar Santos, menyampaikan bahwa pengiriman relawan ini melengkapi bantuan yang telah lebih dulu disalurkan ke wilayah terdampak bencana. Selain sumber daya manusia, dukungan juga diberikan dalam bentuk sarana pendukung penanganan darurat.

Sebelumnya, sejumlah alat berat telah dikirim ke Aceh Tamiang untuk membantu proses evakuasi dan normalisasi wilayah terdampak. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak bencana, khususnya pada akses dan infrastruktur dasar.

Sementara itu, Koordinator Plant Jhonlin Group, Aries Yudi Kristanto, menekankan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme relawan selama menjalankan misi kemanusiaan. Ia mengingatkan agar seluruh relawan mengedepankan etika serta sensitivitas sosial saat berinteraksi dengan masyarakat terdampak.

Koordinator Media Tim Solidarity for Humanity, Richy Petroza, juga mengingatkan relawan untuk bijak dalam melakukan dokumentasi kegiatan di lokasi bencana. Menurutnya, empati terhadap korban harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap publikasi.

Dukungan terhadap pengiriman relawan tersebut turut disampaikan oleh anggota DPRD Kalimantan Selatan, Adrizal. Ia menilai keterlibatan berbagai pihak dalam penanganan bencana merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak.

Baca Juga  Peringati HUT RI ke-77,DWP KSOP Kelas III Kotabaru-Batulicin Bersama Yayasan ABI Gelar Khitan Massal

Dengan pengiriman relawan ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Aceh dapat berjalan lebih cepat, serta membantu masyarakat kembali menjalani aktivitas secara bertahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *