Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

SWI Dorong Gerakan Ekonomi Hijau Nasional, Fokus Nabung Pisang & Ketahanan Pangan

×

SWI Dorong Gerakan Ekonomi Hijau Nasional, Fokus Nabung Pisang & Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Sejumlah pengurus dan anggota SWI duduk dalam forum rapat koordinasi wilayah di Kudus untuk membahas program ekonomi hijau dan persiapan Munas 2026.
Pengurus SWI dan perwakilan daerah mengikuti Rakorwil di Kudus membahas penguatan gerakan ekonomi hijau menjelang Munas SWI 2026.

KUDUS — Sekber Wartawan Indonesia (SWI) memperkenalkan gagasan besar untuk mendorong ekonomi hijau dan ketahanan pangan nasional melalui gerakan sinergi pers–pemerintah. Terobosan ini diproyeksikan menjadi program nasional dan masuk dalam agenda resmi Munas SWI pada Mei 2026 di Boyolali.

Gagasan tersebut lahir dari anggota SWI Kudus sekaligus pemilik Banana Garden, Rochmad Taufiq, yang mengembangkan konsep integrated farming melalui nabung pisang dan nabung ayam. Konsep ini dibahas secara intens bersama pakar ekonomi kerakyatan Prof. Supriyat Nasir, dan dinilai relevan dengan program ketahanan pangan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pers tidak cukup hanya menulis berita. Pers harus menjadi motor perubahan,” ujar Plt Ketum/Sekjen SWI, Ir. Hery Budiman, menegaskan peran jurnalis dalam edukasi publik, pemberdayaan desa, hingga kampanye ekonomi hijau.

SWI menyatakan keseriusannya melalui rangkaian rapat besar, mulai dari Rapat Panitia Munas di Jakarta hingga Rakorwil Jawa Tengah di Kudus yang dihadiri DPP SWI. Seluruh DPD di Jateng sepakat menjadi pionir gerakan hijau tingkat nasional.

Pada Munas SWI 22–25 Mei 2026, sejumlah program strategis akan dicanangkan, antara lain:

Program Nabung Pisang Nasional

Program Jagung 20.000 Ha

Program Vanili 200 Ha

Wood Pellet & Silase Nasional

Integrasi Pisang–Ternak Ayam

Gerakan Penghijauan Nasional SWI

Seluruh program akan dijalankan secara kolaboratif dengan pemerintah daerah, TNI–Polri, akademisi, dan masyarakat desa.

SWI menegaskan gerakan ini bukan sekadar wacana, tetapi langkah konkret membawa pers sebagai bagian dari solusi ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.

“Gerakan ekonomi hijau adalah milik rakyat. Pers harus ikut menanam harapan bagi Indonesia,” tutup Hery.

Baca Juga  Polres Tabalong Dukung Groundbreaking SPPG dan Gelar Gerakan Pangan Murah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *