PELAIHARI — Aktivitas di Unit Pembangkit PLN Indonesia Power UBP Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, tampak lebih dinamis pada Selasa (10/11/2025). Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Indonesia Power, Endang Astharanti, melakukan inspeksi langsung untuk memastikan kesiapan pembangkit menghadapi peningkatan kebutuhan listrik pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Dalam kunjungan tersebut, Endang didampingi VP Accounting and Insurance, Jefri Ade Saputra, serta VP O&M Planning and Control III, Usvizal Zainuddin. Rombongan menerima paparan komprehensif dari manajemen UBP Asam-Asam mengenai kondisi operasional, indikator keandalan pembangkit, kesiapan energi primer, serta rencana pemeliharaan hingga akhir tahun.
“Menjelang Nataru, standar kita harus zero mistake. Keandalan operasi harus dijaga melalui proses yang presisi dan disiplin,” ujar Endang dalam arahannya.
Usai sesi pemaparan, kunjungan berlanjut ke sejumlah area strategis pembangkit, mulai dari control room, turbin dan boiler, hingga jalur pasokan energi primer. Para operator yang bertugas bergantian siang-malam mendapatkan kesempatan menyampaikan kondisi lapangan secara langsung kepada jajaran direksi.
Meskipun suhu ruang mesin menyengat dan aktivitas teknis berlangsung padat, disiplin kerja dan kewaspadaan para teknisi tidak terlihat kendur. Keandalan pasokan listrik bagi pelanggan Kalimantan Selatan hingga Jawa–Bali menjadi tanggung jawab yang mereka emban setiap hari.

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Asam-Asam, Reo Yanuar Hadi, menegaskan komitmen unitnya mengikuti arahan direksi.
“Arahan direksi akan kami tindaklanjuti secara terukur. Keandalan pembangkit dan keselamatan kerja tetap menjadi prioritas kami,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini menegaskan peran vital UBP Asam-Asam sebagai salah satu tulang punggung sistem ketenagalistrikan di Kalimantan Selatan. Di balik nyala listrik saat musim liburan, ada kerja teknis dan dedikasi insan pembangkit yang berlangsung jauh dari sorotan publik—namun berdampak langsung bagi jutaan pengguna di berbagai provinsi.












