Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas Pertalite Aman, Hasil Uji Lemigas Sesuai Spesifikasi

×

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas Pertalite Aman, Hasil Uji Lemigas Sesuai Spesifikasi

Sebarkan artikel ini
Mars Ega Legowo Putra, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, berbicara kepada wartawan saat konferensi pers hasil uji Pertalite di SPBU Jemursari Surabaya.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, memberikan keterangan kepada media terkait hasil uji kualitas Pertalite di SPBU Jemursari, Surabaya, Jumat (31/10/2025).

SURABAYA — Menyusul merebaknya isu dugaan kontaminasi bahan bakar jenis Pertalite di sejumlah wilayah Jawa Timur, Pertamina Patra Niaga bersama Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) menegaskan bahwa hasil uji laboratorium menunjukkan produk tersebut masih sesuai spesifikasi pemerintah. Kepastian itu disampaikan dalam konferensi pers di SPBU 51.601.65 Jemursari, Surabaya, Jumat (31/10/2025).

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap isu ini agar tidak menimbulkan keresahan publik. Ia memastikan seluruh jalur distribusi dan kualitas produk telah melalui prosedur ketat sesuai standar operasional perusahaan.

“Kami terus berbenah dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Pertamina adalah rumah energi kita bersama, dan kami pastikan BBM yang disalurkan aman dan sesuai spesifikasi,” ujar Mars Ega.

Pertamina, lanjutnya, telah membuka posko pengaduan di sejumlah SPBU serta melakukan pengecekan di hampir 300 titik di Jawa Timur. Ia menegaskan akan menindak tegas pihak internal maupun eksternal yang melanggar standar mutu produk dan berpotensi merugikan masyarakat.

Koordinator Pengujian Aplikasi Produk Lemigas Kementerian ESDM, Cahyo Setyo Wibowo, menjelaskan hasil pengujian laboratorium terhadap sampel Pertalite menunjukkan hasil “on specification” atau sesuai ketentuan SK Dirjen Migas Nomor 486 Tahun 2017.

“Hasil analisis menunjukkan Pertalite yang diuji memenuhi standar spesifikasi pemerintah. Kami akan terus memantau dan menganalisis sampel dari daerah lain bila ditemukan laporan serupa,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Renanto, pakar Teknik Kimia dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menambahkan bahwa air secara kimia tidak dapat bercampur dengan bahan bakar hidrokarbon dalam jumlah besar, sehingga dugaan bahan bakar tercampur air sulit terjadi secara alami.

“Hasil uji menunjukkan Pertalite bebas air. Gangguan mesin bisa disebabkan faktor teknis kendaraan, bukan bahan bakar,” jelasnya.

Baca Juga  Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Tanpa Agunan untuk Petani Jagung

Pandangan serupa disampaikan mekanik otomotif Surabaya, Juanda, yang mengatakan sebagian besar kasus motor mogok atau brebet disebabkan kerusakan busi atau sistem injeksi, bukan bahan bakar.

“Kami temukan banyak kasus cukup diganti busi, mesin langsung normal. Jadi jangan langsung menyalahkan BBM,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Unit Intelkam Polres Surabaya, Iptu Taufik, mengapresiasi keterbukaan Pertamina dan Lemigas dalam memberikan klarifikasi kepada publik. Ia menilai kolaborasi lintas lembaga ini penting untuk mencegah disinformasi.

“Peran media sangat penting menyampaikan informasi yang benar agar masyarakat tetap tenang dan situasi kondusif,” tegasnya.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengawasan distribusi dan pelayanan publik. Sebagai BUMN energi, Pertamina bertekad menghadirkan SPBU yang nyaman dan ramah konsumen dengan fasilitas lengkap seperti musala, minimarket, kafe, dan toilet bersih — sejalan dengan slogan “SPBU Rumah Kita.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *