Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Tim Wasev TNI AD Tinjau Progres TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu di Desa Rejosari

×

Tim Wasev TNI AD Tinjau Progres TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu di Desa Rejosari

Sebarkan artikel ini
Kolonel Inf Sambas memimpin Tim Wasev Itjenad meninjau lokasi TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu di Desa Rejosari, Mantewe.
Tim Wasev Itjenad meninjau progres pembangunan jalan TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu di Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, Sabtu (1/10/2025). (Foto: Muhammad Fikry Syahrin/Bpost).

TANAH BUMBU — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang digelar Kodim 1022/Tanah Bumbu di Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, Sabtu (1/10/2025).

Kunjungan yang dipimpin Irut V/Bakti TNI Itter Itum Itjenad, Kolonel Inf Sambas, ini bertujuan memastikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik program TMMD berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Sambas meninjau sejumlah titik pembangunan, berinteraksi dengan warga, serta mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait dampak program TMMD terhadap kebutuhan infrastruktur lokal.

“Kami melihat pelaksanaan TMMD di Tanah Bumbu berjalan baik. Partisipasi masyarakat sangat tinggi, dan sebagian besar sasaran fisik sudah hampir 100 persen,” ujar Kolonel Sambas di sela peninjauan.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan warga dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan di wilayah pedesaan.

Turut mendampingi dalam kunjungan ini Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, perwakilan Pemkab Tanah Bumbu, serta unsur forkopimcam setempat.

Letkol Zierda menjelaskan, TMMD ke-126 kali ini melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari berbagai kesatuan dan instansi. Kegiatan berlangsung selama 30 hari, mulai 8 Oktober hingga 6 November 2025, dengan fokus utama di Desa Rejosari.

Sasaran fisik utama meliputi pengerasan jalan sepanjang 1.245 meter dengan lebar 5,5 meter, pembangunan tanggul penahan tanah (TPT) sepanjang 2.470 meter, dan pembuatan dua gorong-gorong plat deker.

Selain itu, terdapat sasaran tambahan berupa rehabilitasi mushola, rumah tidak layak huni, pos kamling, fasilitas MCK, serta pembuatan lima titik sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih warga.

Kegiatan nonfisik TMMD juga melibatkan beragam penyuluhan dan layanan sosial, mulai dari pelayanan kesehatan dan gizi, penyuluhan wawasan kebangsaan, hingga sosialisasi rekrutmen TNI.

Baca Juga  Antisipasi dan Edukasi Pemuda pada Pemilu 2024

Dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, program ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *