Sukamara – Upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar di Kabupaten Sukamara terus menunjukkan hasil positif. SD Perdana Sukamara menjadi pelopor kegiatan diseminasi praktik baik bertajuk “Pembelajaran Bermakna dalam Mewujudkan Kelas yang Menyenangkan” yang digelar di SDN Kuala Jelai 2, Kecamatan Jelai, pada Jumat–Sabtu 10–11 Oktober 2025.
Kegiatan yang diikuti 60 guru jenjang SD dan SMP se-Kecamatan Jelai ini menghadirkan enam tenaga pendidik SD Perdana Sukamara sebagai disseminator utama. Kegiatan turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukamara, Daman, S.Pd, selaku Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar.
Daman menyampaikan apresiasi atas inisiatif SD Perdana Sukamara yang dinilai mampu menghadirkan ruang kolaborasi produktif bagi para pendidik di daerah.
“Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi siswa,” ujarnya (10/10).
Ia menambahkan, selama periode 2023–2024, SD Perdana Sukamara bersama Putera Sampoerna Foundation telah menggelar kegiatan serupa di tiga kecamatan lain — Sukamara, Pantai Lunci, dan Balai Riam — dengan total peserta mencapai 306 guru.
Kepala Sekolah SD Perdana Sukamara sekaligus disseminator, Krisdiana, menjelaskan bahwa kegiatan diseminasi ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk berbagi praktik baik kepada satuan pendidikan lain di Sukamara.
“Kami ingin menjadikan semangat berbagi sebagai budaya di dunia pendidikan Sukamara. SD Perdana tidak hanya belajar untuk dirinya sendiri, tapi juga menjadi sumber inspirasi bagi sekolah lain,” tutur Krisdiana.
Ia menjelaskan, diseminasi ini merupakan bagian dari Lighthouse School Program (LSP) — kolaborasi antara PT Sungai Rangit–Sampoerna Agro dan Putera Sampoerna Foundation, dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukamara. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas sekolah secara menyeluruh melalui penguatan kapasitas guru, manajemen sekolah, serta pemberdayaan komunitas pendidikan.
Sejak diimplementasikan pada 2022, LSP telah mendorong SD Perdana Sukamara menjadi sekolah model yang berperan aktif dalam transformasi pendidikan di daerah.
“Kami ingin SD Perdana menjadi mercusuar pendidikan di Sukamara — yang memberi cahaya bagi kemajuan bersama,” pungkas Krisdiana.












