Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Curi Perhatian di Grand Prix of Indonesia 2025 Mandalika

×

UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Curi Perhatian di Grand Prix of Indonesia 2025 Mandalika

Sebarkan artikel ini
Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, meninjau booth UMKM binaan di Pasar Rakyat Mandalika pada ajang Grand Prix of Indonesia 2025.
Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, meninjau booth UMKM binaan di Pasar Rakyat Mandalika pada ajang Grand Prix of Indonesia 2025.

Mandalika — Gelaran internasional Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 3–5 Oktober 2025, tidak hanya menjadi ajang adu cepat pembalap dunia, tetapi juga menjadi panggung promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Sebanyak 20 UMKM binaan Pertamina Patra Niaga tampil di Pasar Rakyat Mandalika, menampilkan beragam produk unggulan mulai dari kuliner khas Lombok, kain tenun tradisional, hingga perhiasan mutiara. Kehadiran mereka berhasil menarik perhatian ribuan penonton MotoGP dan wisatawan mancanegara.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, meninjau langsung booth para pelaku usaha binaan. Dalam kesempatan itu, ia berdialog dengan peserta UMKM yang tengah memamerkan produk mereka.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menegaskan dukungan perusahaan terhadap upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

“Keterlibatan UMKM binaan Pertamina Patra Niaga dalam ajang internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia ini merupakan wujud nyata komitmen kami memperkuat ekonomi daerah. Kami ingin memastikan bahwa semangat energi juga mengalir untuk masyarakat dan pelaku usaha lokal,” ujarnya, Senin (6/10/2025).

Bagi para pelaku UMKM, ajang MotoGP menjadi kesempatan berharga memperkenalkan produk mereka ke pasar global.

Salah satunya Seli Meinda Dwi Cahyaningsih, pemilik Sate Ibu Lilik, yang telah menjadi binaan Pertamina sejak 2021.

“Banyak wisatawan luar negeri mencicipi dan menyukai sate lilit kami. Kesempatan ini menjadi kebanggaan tersendiri karena produk lokal kami bisa dikenal hingga mancanegara,” ungkapnya.

Dari sektor kriya, Indah Rahmawati, pendiri Nyalakok Tenun, mengangkat semangat pemberdayaan perempuan Lombok lewat karya tenun khas daerah.

“Semua penenun kami adalah perempuan yang melestarikan budaya menenun khas Lombok. Event ini membuka peluang besar memperkenalkan produk kami ke dunia,” jelasnya.

Baca Juga  Dari Lebah, Perempuan Garut Ini Kuliahkan Tiga Anak

Sementara itu, Ni Made Pipin, pemilik Mutiara Gitbay, mengaku dukungan Pertamina Patra Niaga sangat membantu perkembangan usahanya.

“Kami mendapat banyak manfaat, mulai dari pelatihan hingga kesempatan tampil di acara besar seperti MotoGP Mandalika. Penjualan meningkat dan jaringan bisnis makin luas,” tuturnya.

Apresiasi juga datang dari wisatawan mancanegara. Melinda, pengunjung asal Australia, menyebut produk UMKM Indonesia memiliki kualitas tinggi dan daya tarik budaya kuat.

“Beautiful, bagus! Produk-produk ini luar biasa. Penting bagi kami mendukung bisnis lokal seperti ini,” katanya.

Hal senada diungkapkan Haley dari Perth, Australia.

“Saya sangat menikmati makanan lokal dan pameran seninya. Suasananya penuh warna dan menampilkan kehangatan khas Indonesia,” ucapnya.

Melalui dukungan berkelanjutan terhadap UMKM, Pertamina Patra Niaga terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah sport tourism yang kaya akan budaya dan kreativitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *