Kotabaru — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kotabaru menggelar pertemuan rutin bulanan bertema “Perempuan Sehat, Keluarga Kuat, dan Generasi Berprestasi Menuju Indonesia Emas 2045”, di Gedung Ratu Intan Lantai 2 Kotabaru, Senin (6/10/2025).
Kegiatan yang digagas oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Kotabaru ini diikuti oleh berbagai organisasi wanita di daerah, dengan tujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan bangsa.
Ketua Umum GOW Kotabaru, Siti Hadijah Syairi Mukhlis, menyampaikan bahwa pertemuan rutin bukan sekadar ajang kebersamaan, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarorganisasi wanita.
“Tema hari ini sangat relevan dengan tantangan bangsa ke depan. Perempuan yang sehat — baik secara fisik, mental, maupun sosial — adalah kunci bagi keluarga yang tangguh dan generasi yang unggul,” ujarnya.
Ia mengapresiasi PERWOSI Kotabaru atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan ini, serta mengajak seluruh organisasi wanita untuk terus berkolaborasi mendukung pembangunan daerah, terutama di bidang pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga.
Sementara itu, Penasehat GOW Kotabaru, Suci Annisa Rusli, melalui sambutan yang dibacakan perwakilan Ketua Jalasenastri Kotabaru, Bayu Harun, menilai kegiatan tersebut mampu mempererat jalinan antarorganisasi perempuan.
“Tema ini bukan hanya slogan, tapi panggilan bagi kita semua untuk berperan aktif dalam membangun ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas perempuan,” tutur Ibu Bayu.
Ia juga berpesan agar seluruh anggota GOW terus membangun kebersamaan dan menjadi penggerak potensi wanita di daerah.
“Kita harus mampu menjadi penggerak potensi wanita demi suksesnya pembangunan, sekaligus mewujudkan kepribadian wanita Indonesia yang tangguh dan berdaya,” tambahnya.
Ketua Panitia sekaligus Ketua PERWOSI Kotabaru, Nurlaila Mukhni, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota GOW serta perwakilan organisasi wanita di Kotabaru.
“Kami ingin menguatkan peran perempuan dalam olahraga, karena perempuan memiliki tiga peran strategis: sebagai pelaku olahraga yang menjaga kebugaran, sebagai pembudaya olahraga di keluarga, serta sebagai penggerak kegiatan olahraga di masyarakat,” jelasnya.
Menurut Nurlaila, kegiatan ini juga menjadi bagian dari sosialisasi untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, kuat, dan berdaya saing.
“Perempuan yang sehat akan melahirkan keluarga yang kuat dan generasi berprestasi. Itulah semangat yang ingin kita bangun bersama,” pungkasnya.
Pada sesi sosialisasi, Dr. Arham Syahban, S.Pd., M.Pd., Ketua Umum POTSI Kalimantan Selatan sekaligus Kabid Sport Science KONI Kotabaru, memaparkan pentingnya memahami tiga bentuk olahraga dalam masyarakat: olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, dan olahraga prestasi.
“Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendukung, tetapi juga pelaku dan penggerak olahraga. Banyak atlet wanita Indonesia yang telah menorehkan prestasi di tingkat nasional bahkan dunia,” ujarnya.
Dr. Arham menegaskan bahwa olahraga memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi.
“Olahraga membentuk karakter, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga. Melalui olahraga, kita membangun budaya sehat dan semangat berprestasi menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Acara ditutup dengan pembagian door prize dan seruan yel-yel penuh semangat,
“Wanita Kotabaru… Luar Biasa… Salam Olahraga!” sebagai simbol dukungan terhadap peran aktif perempuan dalam membangun keluarga sehat dan bangsa yang tangguh.












