Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Perkuat Penanganan Stunting melalui Psikoedukasi Keluarga

×

Tanah Bumbu Perkuat Penanganan Stunting melalui Psikoedukasi Keluarga

Sebarkan artikel ini

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan Psikoedukasi Keluarga Risiko Stunting dan Orang Tua Balita Stunting, Senin (22/9/2025), di Aula Kecamatan Satui.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi terpadu Pemkab Tanbu untuk menekan angka stunting di wilayahnya. Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati H. Bahsanuddin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Bahsanuddin menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan fisik, tetapi ancaman serius bagi kecerdasan dan masa depan anak bangsa. Ia menekankan pentingnya penanganan lintas sektor secara berkelanjutan.

“Dengan adanya kegiatan-kegiatan yang telah kita lakukan bersama, semoga dapat menurunkan dan mencegah stunting, sehingga tercipta generasi emas di tahun 2045,” ujarnya.

Data terkini menunjukkan bahwa angka stunting di Tanah Bumbu masih memerlukan perhatian serius. Oleh karena itu, intervensi berbasis data dan strategi terarah menjadi kunci utama keberhasilan program.

Pemkab Tanbu telah melaksanakan berbagai langkah, mulai dari peningkatan gizi, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan keluarga. Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) juga melibatkan unsur swasta dan masyarakat dalam implementasi program di seluruh kecamatan.

Beberapa program konkret yang telah dijalankan antara lain:

Pelatihan pengisian web Aksi Bina Bangda, untuk memantau konvergensi program secara digital dan transparan.

Rembuk Stunting 2025, menghasilkan matriks prioritas dari masing-masing kecamatan sebagai dasar perencanaan pembangunan tahun berikutnya.

Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), melibatkan masyarakat dan yayasan dalam mendampingi keluarga berisiko selama 1000 Hari Pertama Kehidupan.

Dengan kolaborasi berbagai pihak dan pendekatan edukatif, Pemkab Tanah Bumbu optimistis dapat mencetak generasi mendatang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga  Reses DPRD Tanah Bumbu, Ratusan Warga Serbu Hasanuddin Sampaikan Keluhan Air Bersih hingga Banjir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *