Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu dan BPKP Kalsel Bahas Evaluasi Pencegahan Stunting 2025

×

Pemkab Tanbu dan BPKP Kalsel Bahas Evaluasi Pencegahan Stunting 2025

Sebarkan artikel ini
Pj. Sekda Tanah Bumbu Yulian Herawati bersama jajaran Pemkab Tanbu dan perwakilan BPKP Kalsel berfoto bersama usai FGD Evaluasi Pencegahan dan Penurunan Stunting 2025 di Ruang Rapat Kantor Bupati, Jumat (8/8/2025)
Pj. Sekda Tanah Bumbu Yulian Herawati bersama jajaran Pemkab Tanbu dan perwakilan BPKP Kalsel berfoto bersama usai FGD Evaluasi Pencegahan dan Penurunan Stunting 2025 di Ruang Rapat Kantor Bupati, Jumat (8/8/2025)

Tanah Bumbu, Bacakabar – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pencegahan dan Penurunan Stunting Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati, Batulicin, Jumat (8/8/2025).

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Pj. Sekda Yulian Herawati menyampaikan apresiasi kepada Kepala BPKP Kalsel beserta jajaran atas dukungan mereka dalam proses evaluasi, pengawalan, dan pendampingan teknis upaya percepatan penurunan stunting di daerah.

“Kehadiran BPKP tidak hanya mencerminkan komitmen pengawasan yang konstruktif. Tetapi juga menjadi mitra penting dalam memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan hasil nyata dan manfaat maksimal bagi masyarakat. Khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia,” ujar Yulian.

Ia menegaskan, stunting bukan sekadar persoalan gizi atau kesehatan, melainkan isu multidimensi yang terkait erat dengan kemiskinan, sanitasi, pendidikan keluarga, pola asuh, hingga tata kelola lintas sektor.

Menurutnya, FGD ini menjadi forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari dinas teknis, kecamatan, hingga puskesmas. Untuk menyatukan visi dan meningkatkan efektivitas kebijakan penanganan stunting.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menempatkan penurunan angka stunting sebagai prioritas daerah sesuai arahan nasional.

“Kami percaya keberhasilan penurunan stunting akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. Anak-anak yang bebas stunting adalah generasi sehat, cerdas, dan siap bersaing untuk mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” tuturnya.

Bupati melalui Pj. Sekda berharap FGD ini tidak sebatas rutinitas, melainkan ruang dialog yang terbuka, objektif, dan solutif.

“Masukan dari BPKP, puskesmas, OPD teknis, dan camat sangat kami butuhkan untuk menyempurnakan desain intervensi stunting ke depan,” pungkasnya.

Baca Juga  Cegah Judi Online, Ponsel Anggota TNI Diperiksa Secara Mendadak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *