Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

TPK2D Gelar Rakoor, Data Keluarga Desa Pulau Tanjung Jadi Perhatian

×

TPK2D Gelar Rakoor, Data Keluarga Desa Pulau Tanjung Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Sejumlah pejabat dan perwakilan perangkat daerah Tanah Bumbu mengikuti Rapat Koordinasi TPK2D secara virtual dari Command Centre Kantor Bupati Tanah Bumbu, Selasa (5/8/2025).
Sejumlah pejabat dan perwakilan perangkat daerah Tanah Bumbu mengikuti Rapat Koordinasi TPK2D secara virtual dari Command Centre Kantor Bupati Tanah Bumbu, Selasa (5/8/2025).

Tanah Bumbu, Bacakabar – Rapat Koordinasi (Rakoor) Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) kembali digelar secara virtual pada Selasa (5/8/2025). TPK2D memfokuskan agenda utama rapat kali ini pada sinkronisasi rencana aksi, pembinaan, dan penguatan dukungan lintas perangkat daerah serta lembaga terkait

TPK2D Provinsi Kalimantan Selatan menyoroti hasil pendataan kualitas keluarga di Desa Pulau Tanjung, Kecamatan Kusan Tengah sebagai sorotan utama dalam Rakoor tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis TPK2D Provinsi Kalimantan Selatan.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPPAP2KB) Tanah Bumbu, Erli Yuli Susanti, menyampaikan bahwa pendataan yang dilakukan TPK2D menjadi dasar penting untuk menindaklanjuti kebijakan peningkatan kualitas keluarga di desa tersebut.

“Data ini sangat krusial sebagai pijakan dalam menyusun program yang benar-benar menyentuh kebutuhan keluarga di lapangan,” ujar Erli.

Desa Pulau Tanjung sendiri memiliki luas wilayah sekitar 54 km². Dengan jumlah penduduk mencapai 610 jiwa yang tersebar dalam 212 kepala keluarga. Komposisinya terdiri dari 328 laki-laki dan 282 perempuan. Desa ini memiliki fasilitas umum seperti kantor desa, jalan desa, rumah ibadah, posyandu, poskesdes, TK, dan SD Negeri.

Sementara itu, Kepala Dinas DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Husnul Khotimah, mengapresiasi kinerja tim TPK2D yang telah melaksanakan pendataan dan mengisi data ke dalam aplikasi berbasis web milik BPS Kalsel. Ia menegaskan pentingnya data sebagai landasan dalam menyusun kebijakan berbasis bukti.

“Tanpa data, kita tidak bisa memetakan persoalan keluarga secara akurat. Data inilah yang nantinya menjadi dasar perencanaan dan intervensi kebijakan,” ujarnya.

Husnul juga menambahkan, pengukuran Indeks Kualitas Keluarga (IKK) menjadi tolok ukur dalam melihat keberhasilan peningkatan kualitas keluarga. IKK sendiri terdiri dari 29 indikator yang tersebar dalam lima dimensi utama. Legalitas struktur, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, sosial psikologi, dan sosial budaya.

Baca Juga  Kunjungi Fraksi PKB DPR RI, Bupati Tanbu Sampaikan Usulan dan Permasalahan

Menurutnya, penghitungan IKK ini sangat penting dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender, pemenuhan hak anak, serta penyusunan program yang lebih tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *