Pelaihari, bacakabar —Sebanyak 270 mahasiswa Universitas Borneo Lestari (UNBL) resmi menjalankan program Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kabupaten Tanah Laut. Acara pelepasan berlangsung di Balairung Tuntung Pandang pada Senin (4/8/2025), dihadiri jajaran pemerintah daerah, civitas akademika, dan perwakilan desa.
Ketua Pelaksana KKN, Meftah Mafazy menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung selama tiga minggu, mulai 4 hingga 25 Agustus 2025. Mahasiswa akan diterjunkan ke 35 desa yang tersebar di tiga kecamatan: Panyipatan, Batu Ampar, dan Takisung. Mereka berasal dari lima program studi, yaitu S1 Farmasi, Gizi, Administrasi Rumah Sakit, PGSD, dan Manajemen.
Rektor UNBL, Neni Widaningsih menekankan bahwa KKN merupakan bagian dari program Kampus Berdampak, yang mendorong mahasiswa berkontribusi langsung di tengah masyarakat.
“Kami mengangkat tema Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Sehat, Cerdas, dan Mandiri. Mahasiswa akan fokus pada sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi desa,” jelasnya.
Ia juga mengimbau para mahasiswa untuk menjaga nama baik kampus, aktif berinteraksi dengan warga, serta berpartisipasi dalam perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di desa masing-masing.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Tanah Laut, Hairul Rijal, yang mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa.
“Eksplorasi potensi lokal, hormati adat istiadat, dan jadilah agen perubahan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan,” ujar Hairul.
Pemkab Tanah Laut secara resmi membuka kegiatan KKN-PPM, ditandai dengan foto bersama mahasiswa, Forkopimcam, serta aparat desa.












