Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Banjarbaru

Polres Banjarbaru Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama

×

Polres Banjarbaru Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama

Sebarkan artikel ini
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda menunjukkan barang bukti sabu seberat 12,01 kg hasil Operasi Antik Intan 2025 yang diduga terkait jaringan Fredy Pratama, Senin (14/7/2025).
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda menunjukkan barang bukti sabu seberat 12,01 kg hasil Operasi Antik Intan 2025 yang diduga terkait jaringan Fredy Pratama, Senin (14/7/2025).

Banjarbaru, bacakabar – Polres Banjarbaru, Polda Kalimantan Selatan, menggagalkan peredaran sabu seberat 12,01 kilogram yang diduga kuat terkait jaringan narkoba internasional, Fredy Pratama. Pengungkapan ini merupakan hasil Operasi Antik Intan 2025.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, dalam konferensi pers di Mapolres Banjarbaru, Senin (14/7/2025), mengatakan kasus ini bermula dari penangkapan dua tersangka, R (34) dan S (40), pada 3 Juli 2025 di Desa Pasar Kamis, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

“Dari keduanya, kami amankan 42,56 gram sabu. Hasil interogasi mengarah ke MR (23) sebagai pemasok,” ujar Kapolres.

Petugas menangkap MR keesokan harinya di Kecamatan Alalak, Barito Kuala, dengan barang bukti tambahan 99,08 gram sabu. Penggeledahan di rumah MR menemukan sabu dalam jumlah besar. Total barang bukti yang diamankan mencapai 12,01 kilogram.

“Dengan nilai estimasi Rp7,8 miliar, pengungkapan ini menyelamatkan sekitar 149 ribu jiwa dari ancaman narkoba,” tegas AKBP Pius.

Ketiga tersangka kini ditahan di Mapolres Banjarbaru dan dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya mulai 6 tahun penjara hingga pidana mati.

Selama Operasi Antik Intan 2025 (17–30 Juni), Polres Banjarbaru juga mengungkap 23 kasus narkoba, menangkap 26 tersangka, dan menyita 189,5 gram sabu.

“Polres Banjarbaru berkomitmen memberantas peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi muda,” tutup Kapolres.

Baca Juga  Janda Asal Aceh Ditipu Polisi Gadungan yang Dikenal Lewat Medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *