Surabaya, bacakabar — Penutupan mendadak seluruh cabang Gold’s Gym Indonesia meninggalkan kerugian besar bagi ribuan member, termasuk di Surabaya. Tanpa pemberitahuan resmi sebelumnya, cabang Gold’s Gym Surabaya tiba-tiba berhenti beoperasi pada Kamis (10/7/2025).
Felicia, salah satu member, mengaku baru mendapat kabar dari teman sesama member lewat media sosial pada malam 9 Juli.
“PT saya sempat menyangkal soal penutupan. Besoknya baru ada chat dari CS kalau gym benar-benar tutup malam itu juga,” ujar Felicia, Rabu (16/7).
Felicia kehilangan sekitar Rp19 juta, termasuk sisa 42 sesi personal trainer dari total 50 sesi yang telah dibayar penuh.
Member lain, Sonia, mengungkap pada 7 Juli 2025 pihak gym bahkan masih menagih pembayaran manual.
“Astrid bilang Gold’s Gym diambil alih oleh Ciputra World, tapi saya tolak transfer,” kata Sonia.
Tak hanya member, staf juga mengalami kerugian. TK, mantan karyawan sejak 2023, mengaku tidak menerima gaji Juni dan hanya menerima 50% komisi Mei. Ia memutuskan tidak bekerja mulai Juli karena haknya tidak dipenuhi.
“Saya dijanjikan gaji akhir Juni, komisi menyusul. Nyatanya dua-duanya tak cair,” ungkap TK.
Ia juga menyebut tidak mendapat hak jaminan sosial.
“BPJS tidak jelas sejak 2023. Dari bukti di internal, hanya Tommy (Sales Manager) dan Astrid (Marketing) yang digaji,” tambahnya.
Penutupan sepihak ini menuai kekecewaan dan kemungkinan akan berujung pada tuntutan hukum dari para korban.












