PT Pertamina (Persero) melalui program UMK Academy sukses bina ribuan pelaku usaha mikro kecil (UMK) sejak 2020. Program ini membantu UMKM tingkatkan kualitas produk, manajemen, dan ekspansi pasar.
UMK Academy fokus pada empat kurikulum; Go Modern–Adopsi praktik bisnis modern, Go Digital–Integrasi teknologi digital, Go Online–Manfaatkan platform digital untuk pemasaran dan Go Global–Ekspansi ke pasar internasional.
“Pertamina UMK Academy sangat keren. Saya dapat ilmu, jaringan, bahkan tambahan modal,” ungkap Defria Kirana, Founder Haluan Bali, yang kini ekspor ke Australia, Jepang, hingga AS.
Bayu Ratna Diny dari Diby Leather juga rasakan dampak positif. “Omzet naik signifikan setelah ikut kelas Go Global,” jelasnya.
Ika Bunga Maharani, pemilik Exobrooch, sukses kembangkan produk ramah lingkungan berkat pelatihan Go Green. “Kami hemat biaya produksi dan luncurkan inovasi baru,” ujarnya.
Rudi Ariffianto, Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, paparkan manfaat program; Pelatihan mentor profesional, Bantuan sertifikasi usaha, Dukungan pemasaran digital dan Hibah alat produksi.
Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina, tambahkan, “Antusiasme UMKM terus meningkat, bukti program ini bermanfaat.”
Tahun 2024, lebih dari 8.000 UMKM mendaftar, dengan 1.686 lolos ke tingkat regional. Di 2025, Pertamina tambahkan kurikulum Go Green, sejalan komitmen Net Zero Emission 2060.












