Kuala Kapuas – Pahlawan asli Kapuas, sebut saja Nyai Undang dengan Kerajaan Bataguh nya, dan Panglima Baban yang telah berjuang mengusir penjajah pada masa kolonial Belanda, adalah beberapa nama Pahlawan yang harusnya dikenang masyarakat Kabupaten Kapuas melalui berbagai cara.
Salah satu cara yakni mengabadikan nama Pahlawan tersebut menjadi nama beberapa ruas jalan di Kabupaten Kapuas khususnya di kota Kuala Kapuas.
Hal itu menjadi perhatian bagi Damang Kepala Adat Kecamatan Pasak Telawang, Alberkat Yadi,SH.
Ia menyampaikan kepada awak media belum lama ini, perjuangan kedua pahlawan tersebut dapat dikenang dan diketahui oleh para generasi muda kita, namun justru malah sengaja untuk dilupakan dengan tidak ada satupun nama Pahlawan tersebut yang terpampang menjadi nama jalan di Kabupaten Kapuas.
“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas, untuk dapat mengembalikan dan menempatkan nama Pahlawan asli kita, pada suatu ruas jalan utama dalam kota Kapuas,” Kata Alberkat Yadi.
Ironisnya, lanjut Iber sapaan akrabnya, justru di Kabupaten dan Kota lainnya di wilayah Kalimantan Tengah kedua nama tokoh pahlawan tersebut justru menghiasi sejumlah ruas jalan. Sebut saja di Kota Palangkaraya, yang terdapat nama jalan Nyai Undang.
“Saya merasa aneh saja, kalau di Kapuas yang dimana tempat daerah mereka berjuang tapi tidak ada satupun nama-namanya jalan, yang saya anggap itu sebagai suatu penghargaan kepada mereka, ” pungkasnya.
(Rahmad Ari)












