Kuala Kapuas – Dalam rangka penguatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas melaksanakan penjajakan kerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin (7/8/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua PPAB (Pusat Pelatihan Akuntasi dan Bisnis) FEB Unlam dan Ketua Jurusan Akuntasi FEB Unlam serta beberapa staf pengajar FEB Unlam.
Kepala DPMD Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan mengungkapkan, kerangka kerjasama terkait dengan manajemen usaha dan penyusunan rencana bisnis (bussiness plan), pengelolaan dan penatausahaan/akuntansi BUMDes, kewirausahaan, kerjasama BUMDes sampai kepada marketing produk BUMDes.
Dalam kesempatan itu, pihak FEB Unlam menyambut baik rencana kerjasama tersebut dan hal itu juga merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat sesuai tujuan tri dharma perguruan tinggi.
Dijelaskan Budi Kurniawan, bentuk kerjasama tersebut antara lain pelatihan, pendampingan, penelitian dan pemagangan mahasiswa FEB Unlam.
Penjajakan kerjasama dilanjutkan lagi ke Politeknik Negeri Banjarmasin terkait dengan pengembangan kapasitas program Desa Cerdas khususnya utk pengembangan sistem informasi berbasis web, pengembangan data geospasial dan perencanaan desa berbasis sistem informasi geografis (GIS).
Kunjungan DPMD Kabupaten Kapuas diterima langsung Ketua Jurusan Teknik rekayasa Sipil dan Geomatika serta ketua Prodi Ilmu Kebumian dan Geospasial Poliban Banjarmasin. Dalam kunjungan penjajakan tersebut, pihak Poliban sangat menyambut baik rencana kerjasama nantinya dalam bentuk pelatihan, pendampingan, web dan aplikasi developing serra pemagangan mahasiswa Poliban di desa-desa di wilayah Kabupaten Kapuas untuk mendukung program desa cerdas di Kabupaten Kapuas.
“Melalui kerjasama ini nantinya, Pemerintah Desa dan BUMDes di Kabupaten Kapuas dapat meningkatkan kapasitas penyelenggara maupun kelembagaannya dan memiliki kemampuan utk melaksanakan program-program pemerintah yang sudah diamanatkan oleh Undang-Undang demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat, dan untuk perguruan tinggi hal ini adalah merupakan perwujudan dari pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi,” harap Budi Kurniawan.
(Rahmad)












