Bacakabar.id – PELAIHARI, Bermodal gerobak roda tiga yang dirakit sederhana oleh Munari, yang digunakan untuk berjualan Es Pasah (Serut) setiap hari berkeliling keluar masuk gang hingga kampung.
Selain berjualan Es serut Munari, juga berjualan gula gait, sebuah panganan khas kalimantan yang terbuat dari gula.
Ayah dari 3 anak itu mengaku sudah 40 tahun berjualan Es serut keliling dari pukul 07.00 Wita, dari rumah nya dilingkungan RT8 Desa Bumi Asih, Kecamatan Panyipatan, Tanah Laut.
“Yah, demi untuk mencukupi kebutuhan keluarga mas, aku rela mengendari motor roda tiga ini untuk menjajakan dagangan sejauh puluhan kilo meter,” ujar Munari.
Munari menyebut jika cuaca bagus dia berpenghasilan lumayan terkadang ombset mencapai Rp 100-150 ribuan. Tapi jika hujan ia tak bisa berjualan, karena yang dijual berupa Es.
Dia terpaksa menekuni pekerjaan sebagai penjual es keliling, tak jarang dia juga harus nginap di rumah kerabatnya lantaran kalau harus kembali ke rumah besok belum tentu bisa jualan di tempat tersebut. Terkendala jaraknya cukup jauh hingga puluhan kilo meter.
Munari bersyukur berterima kasih kepada pemerintah sudah memberlakukan pembelajaran tatap muka bagi anak-anak sekolah sehingga dia besa berjualan. Pungkasnya. (Anto)












