PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mendukung pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 171 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai di Kecamatan Awayan.
Selama 45 hari, mahasiswa akan melaksanakan pengabdian masyarakat di 23 desa dengan fokus pada penguatan pendidikan dan pengembangan ilmu Al-Qur’an.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Abiji, mengatakan pelaksanaan KKN merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia berharap keberadaan mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
“Karena mahasiswa berasal dari STIQ, kami berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari bersama masyarakat dengan pendekatan yang sederhana, namun memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Ketua Koordinator KKN Kecamatan Awayan, Muhammad Rijali, menjelaskan program kerja mahasiswa disesuaikan dengan kompetensi akademik yang dimiliki.
Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Bahasa Arab akan menjalankan kegiatan di bidang pendidikan serta pengembangan ilmu Al-Qur’an selama pelaksanaan KKN.
Selain program harian, mahasiswa juga akan menggelar Festival Anak Saleh STIQ Rakha Amuntai (FASTIQ) sebagai program bersama yang dijadwalkan menjadi penutup rangkaian KKN.











