Tanah Laut – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanah Laut (Tala), Andris Evony, menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Rapat ini sekaligus menggelar sosialisasi program Sekolah Rakyatsecara daring untuk percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Kegiatan berlangsung secara virtual dari ruang lounge Kantor Bupati Tala, Selasa (23/4). Turut hadir anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), perwakilan Forkopimda, dan Dinas Pendidikan Tala.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia memimpin rapat yang membahas strategi penghapusan kemiskinan ekstrem melalui investasi SDM dan akses pendidikan dasar bagi keluarga miskin.
Andris Evony menegaskan, Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. “Program ini tidak sekadar memberi ilmu, tapi menciptakan agen perubahan di setiap keluarga miskin dengan pola pikir progresif dan jiwa kepemimpinan,” jelasnya.
Berdasarkan Inpres Nomor 8 Tahun 2025, pemerintah daerah wajib mendukung program ini dengan menyiapkan lahan, perizinan, tenaga pendidik, dan sosialisasi masif melalui camat serta kepala desa/lurah.
Kabupaten Tala berkomitmen menjadikan program ini sebagai solusi jangka panjang kemiskinan antar generasi. “Pendidikan adalah kunci utama mengubah nasib suatu generasi. Inilah yang akan kami buktikan melalui Sekolah Rakyat,” tegas Evony.












