Bacakabar.id – Tamiang Layang, Melanjutkan kisah tentang perjuangan Pengawas Lasmiani,S.PdI dan Norliana,S.Pd, pada bagian pertama lalu mereka melewati jalan berbatu menuju SDN 3 Dayu Kecamatan Karusen Janang.
Tak kalah dengan lokasi sebelumnya, mencapai SDN Trans Wuran 100 para pengawas harus melalui jalanan berlumpur.
“kami rutin sebanyak 10 hingga 13 kali melakukan pengawasan setiap bulan. Semangat tak luntur bahkan sangat menikmati keseruan ketika melewati kubangan air bercampur lumpur, khususnya pada musim hujan,”ungkapnya bikin kagum.
Ditanya mengapa tetap kuat, Lasmiani menjawab karena ada misi pendidikan yang diemban mereka berdua .
Menjadi teladan bagi guru memenuhi tuntutan tugas dimanapun berada, sementara peran pengawas sangat penting dalam membimbing dan menghantarkan keberhasilan pendidikan.
“Pengawas berupaya meningkatkan supervisi dan perhatian kepada guru-guru PAI yang berada di daerah terpencil, membantu Kepala Sekolah melihat bagaimana guru mengajar di dalam kelas,”pungkasnya. (Muhtadin)












