PemerintahanTanah Bumbu

Serambi Madinah: Tradisi Religius Bupati Tanbu yang Diharapkan Tetap Lestari

×

Serambi Madinah: Tradisi Religius Bupati Tanbu yang Diharapkan Tetap Lestari

Sebarkan artikel ini
Bupati Tanah Bumbu Bagikan Al-Qur’an dan Gelar Dzikir Bersama dalam Serambi Madinah

Batulicin – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan pemerintahan, Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), Zairullah Azhar, kembali menggelar kegiatan Serambi Madinah yang rutin diadakan di Aula Serambi Madinah, Kantor Bupati, Senin (10/2). Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pembagian Al-Qur’an kepada para pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanbu.

Pembagian ratusan Al-Qur’an ini bertujuan untuk mendorong peningkatan ibadah serta memperkuat karakter Islami di kalangan aparatur pemerintahan. Dengan adanya pembagian ini, diharapkan para pegawai dapat lebih menghayati serta mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di luar pekerjaan.

Setelah prosesi pembagian Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan dzikir bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Suasana penuh kekhusyukan terasa di dalam aula, di mana seluruh peserta dengan khidmat berdzikir dan berdoa sebagai bentuk rasa syukur serta harapan untuk kemajuan Tanah Bumbu ke depannya.

Di penghujung acara, Bupati Zairullah Azhar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan yang telah memberikan dukungan selama masa kepemimpinannya. Menjelang akhir masa jabatannya, ia berharap pembangunan yang telah berjalan bisa terus berlanjut di bawah kepemimpinan yang baru.

“Saya sangat bersyukur atas kebersamaan ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama selama ini. Pada tanggal 20 nanti akan ada pelantikan bupati yang baru. Semoga kepemimpinan berikutnya dapat membawa Tanah Bumbu semakin maju dan berkah,” ujar Zairullah.

Kegiatan Serambi Madinah sendiri telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan Bupati Zairullah. Tradisi ini diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai bentuk komitmen dalam membangun daerah dengan nilai-nilai religius yang kuat.

Baca Juga  Dinas Nakertrans Tanbu Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap Dua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *